ABOUT ME


Nama saya Andika Chandra Putra. Di lahirkan di Padang-Sumatera Barat sebuah negeri “nan rancak”.
Saya menghabiskan masa sekolah di kota Padang dan akhirnya lulus sebagai dokter di Fakultas Kedokteran-Universitas Andalas. Selanjutnya melanjutkan pendidikan spesialisasi di Fakultas Kedokteran-Universitas Indonesia untuk bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (paru dan saluran napas)
Saat ini diberikan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tentang Biologi molekular, Genetik serta Onkologi terutama kaitannya dengan penyakit paru dan respirasi sebagai kandidat Ph.D (Doctor of course) di Hiroshima University-Japan.

Comments
  1. Hardi says:

    Good luck, mate…

  2. manglish says:

    BRAVO, BRO!!!!!!!!!!!

  3. feynce kase says:

    halo dok..
    saya mahasiswa sala satu perguruan tinggi dijakarta..
    mohon saran dari dokter,saya pernah terinfeksi tb,,lntas ikut program berobat salama kurang lebih 5 bulan,tapi setelah itu saya secara sepihak menghentikan pngobatan..
    apakah saya masi mungkin trkena tb lagi,soalnya akhir ini,,saya brkeringat dimalam hari…

    atas kesediaan wakti bpk dok..
    saya ucapkan trimakasi..

  4. andikacp says:

    hai feynce..makasih atas pertanyaannya..
    Yah..sebenarnya kasus seperti ini (menghentikan pengobatan) sering sekali terjadi..karena seringkali pasien sudah merasa sembuh walaupun belum tuntas pengobatannya karena biasanya gejala TB akan jauh berkurang setelah pengobatan 2 bln..
    Kalau seperti feynce, memang kemungkinan untuk menderita TB masih ada, oleh karena itu jika merasakan gejala2 khas TB seperti batuk2 lama lebih 3 minggu, penurunan berat badan, cepat letih dan keringat malam, ada baiknya untuk memeriksakan ke dokter paru. Kasus putus obat ini menjadi agak sulit karena obat TB seringkali menjadi resisten terhadap kuman TB. Untuk itu ada baiknya dahaknya diperiksakan resistensinya terhadap obat TB sehingga kita tahu obat mana yg masih bisa dipakai atau tidak..
    Saran saya..memeriksakan ke dokter paru, sehingga nanti dilakukan pemeriksaan lengkap. Jika positif TB, feynce harus sabar minum obat minimal 6 bln. TB itu dapat disembuhkan…
    Semoga bermanfaat..

  5. morist says:

    Malam dok (dijakarta tepat jam 9.00 wib)

    maaf menggangu,,
    dok,saya baru habis selesai melakukan pemeriksan radoilogy
    yang hasilnya adalah:-Fibrokalsifikasi kiri atas
    – sinus kanan tumpul
    – cor tak membesar

    kesan: suspect KP kiri lama dan pleuritis kanan
    saya juga diberi obat rifampicin,levofloxacin 500mg…
    dok,maaf kalo blog dokter Chandra,dijadikan ajang konsultasi,sejujurnya saya jau lebih merasa nyaman kalo berkosultasi via internet.
    Dr. Chandra atas ksediaan waktu yang dokter luangkan ditengah2 kesibukan menyelesaikan kuliah di negeri sakura saya ucapkan banyak2 trimakasi..
    o,ya rabu diindonesianyobloss dok..moga2 dok ikut nyobloss…

    TRIMAKASIH

  6. morist says:

    Maaf dok,ada yg lupa dok..!

    dok yg ingin saya tanyakan apa maksut dari kesan tersebut???

    trimakasi..

  7. andikacp says:

    Malam juga..disini sudah jam 23.30 saat saya menulis ini..saya ikut senang bisa membantu,
    Kalau dari hasil Chest X-Ray –>fibrokalsifikasi adalah terbentuknya jaringan parut (seperti bekas luka dikulit) di jaringan paru, biasanya ini muncul pada penderita TB lama atau sudah pernah sembuh. dan pleuritis adalah infeksi atau terdapatnya cairan pada lapisan pleura paru (biasanya ini dapat muncul pada penderita TB) tapi kalau saya memperkirakan mungkin cairan tidak banyak atau malah hanya sisa dari penyakit TB sebelumnya.
    Karena sdr.feynce dulu pernah didiagnosis TB maka untuk kondisi untuk memastikan masih menderita TB atau tidak maka saran saya:
    - lebih baik membandingkan hasil rontgen sekarang dengan rontgen yg dulu saat didiagnosis TB
    - yang terpenting adalah pemeriksaan dahak serta resistensinya (lebih pasti)
    - karena diagnosis TB nya belum jelas maka ada baiknya pengobatan Rifampicin atau levofloxacinya ditunda dulu. Karena pengobatan TB dimulai jika diagnosis sudah jelas karena kita takutkan resistensi obatnya dan juga jenis obatnya juga harus sesuai. Kalau berdasarkan teori pengobatan TB kambuh tidak cukup hanya dengan Rifampicin dan levofloxacin saja..

    Kalo pemilu ..pasti dong..
    Sekian..mudah2an membantu..

  8. morist says:

    thanks dok..
    banyak2 trimakasi buat dokter,semoga dokter sehat selalu..

    senang,sekali dapat banyak pngetahuan mngenai tb,dari dok..
    yang jelas trimakasi dok..

    saya,jadi semangat biar cepat sembuh..

    and,moga2 pemilu di KBRI jepang juga sukses..
    and dokter juga sukses selalu..

  9. Tania says:

    jempol lima buat blog-nya Andika san, ajarin aku ya bikin blog begini..

  10. Andika Chandra Putra says:

    Tania san..arigatou gozaimasu..

  11. novie says:

    terimakasih dokter atas sharingnya. ibu saya terkena PPOK dan sedang dalam kondisi kritis di RS saat ini. smoga ibu bs sehat kembali. saya ingin bertanya, bagaimana ibu saya yg penderita asma dpt terkena PPOK padahal tidak pernah merokok?

  12. Andika Chandra Putra says:

    Saya doakan semoga ibu anda cepat sembuh dan serahkan segala sesuatunya kepada Yang Kuasa karena manusia hanya bisa berusaha.
    Memang saat ini diketahui bahwa penyebab utama PPOK yang diketahui secara pasti adalah merokok. Walaupun merokok merupakan penyebabab utama tetapi hanya 15% perokok yang berkembang menjadi PPOK. Artinya masih banyak kemungkinan faktor lain yang ikut mempengaruhi timbulnya PPOK. Dari beberapa penelitian diketahui bahwa ada kemungkinan perokok pasif, polusi udara, genetik, infeksi dll, menjadi faktor pemicu timbulnya penyakit ini.
    Dan perlu juga diketahui secara normal pun akan terjadi penurunan fungsi paru pada manusia terutama dimulai sejak usia 20 thn dan terus memberat seiiring bertambahnya usia. Apalagi diketahui beberapa penyakit paru lainnya seperti asma, infeksi paru ikut meningkatka penurunan fungsi paru walaupun tidak diketahui angka pastinya.
    Secara klinis perlu juga diketahui agak sulit membedakan kondisi asma persisten berat (serangan asma tiap hari) dengan PPOK karena pada kondisi ini reversibel fungsi paru sangat menurun sehingga sulit dibedakan dengan PPOK terlebih juga jika dilakukan pemeriksaan secara laboratorium hasilnya tidak jauh berbeda.

    Semoga bermanfaat..saya doakan semoga ibu anda diberikan yang terbaik bagi Allah..amin

  13. fajar says:

    dok saya punya keluhan batuk kering, sesak nafas , paru2 kanan aga sakit klo saya tidur miring ke kanan…
    setelah saya rontgen hasilnya:
    -effusi pleura kanan
    -cor tak membesar
    -sinus dan diaphragma baik

    pertanyaan saya adalah, apa maksudnya dan sakit apa saya?
    apa pantangan dan cara penyembuhannya?
    trimakasih sebelumnya….

  14. Andika Chandra Putra says:

    Kalau berdasarkan hasil rontgen yang anda sampaikan..sepertinya anda menderita efusi pleura. Efusi pleura adalah terdapatnya cairan pada kantong pleura melebihi normal, biasanya penyebabnya disebabkan oleh infeksi paru seperti TB, pneumonia bahkan bisa juga disebabkan oleh kanker paru.
    Efusi pleura tersebut hanya merupakan bagian dari gejala penyakit, sedangkan penyebab/penyakitnya harus dipastikan terlebih dahulu sehingga dapat diberikan terapi yang tepat. Tetapi pada kondisi dimana cairan pleura nya sangat banyak dan sudah menimbulkan keluhan sesak napas maka dilakukan pengeluaran cairan secara “emergency”.
    Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan cairan pleura yang diambil tersebut sehingga dapat memperkuat diagnosis.

  15. fajar says:

    setelah saya k dokter paru, saya disuruh tes dahak…
    namun karna batuk saya kering, saya tdk mengeluarkan dahak.
    hanya seperti ludah..
    apakah berbaya gejala ini dok?
    apa ada pantangan soal makanan?
    atau apa makanan yg baik buat sakit seperti ini?

    trimakasih sebelumnya….

  16. andika says:

    Alhamdulillah anda sudah ke dokter untuk memeriksakan diri..
    Seperti saya jelaskan sebelumnya bahwa cairan pada kantong pleura tersebut merupakan bagian gejala penyakit yang perlu dipastikan diagnosisnya. Kalau dokter paru menyuruh memeriksakan dahak kemungkinan beliau ingin memastikan penyebabnya kemungkinan adalah TB paru. Dan kalau beliau tidak melakukan punksi pleura (pengambilan cairan pada pleura) berarti cairan pada pleura tersebut tidak terlalu banyak.
    Pada dasarnya penyebab efusi pleura ini banyak tetapi penyebab terbanyak di Indonesia adalah karena TB paru. Cukup susah juga jika anda tidak mempunyai dahak. Tetapi untuk melakukan konfirmasi diagnosis dapat juga dilakukan pemeriksaan Mantoux test walaupun sensitiviti dan spesifiti agak rendah pada usia dewasa.
    Tetapi kalau ada gejala khas TB maka dapat diberikan pengobatan TB paru sambil di evaluasi tiap bulan.
    Mengenai bahayanya kalau anda tidak berobat secara teratur tentunya penyakit semakin memberat sehingga cairan pleuranya semakin banyak sehingga dapat timbul sesak napas. Setahu saya pada TB paru tidak ada pantangan makanan malah anda sebaiknya makan lebih banyak dan bergizi seperti Diet tinngi kalori tinggi protein (telur, susu dsb) sehingga meningkatkan daya imun anda melawan penyakit.

    Sekian..semoga bermanfaat

  17. fajar says:

    trima kasi byk infonya dok…

    oya,saya mau tanya lagi:
    ibu saya mempunyai masalah, telapak kaki (yg belakang) sebelah kiri sering sakit, apalagi klo abis bangun tidur…tp sendi2nya tidak sakit, hanya telapak kakinya saja….
    itu sakit apa y dok?apakah pengapuran?
    apa yg baik dimakan/pantangannya?mengingat obat2tan mahal…
    trimakasih

  18. Andika Chandra Putra says:

    sama2..
    terus terang saya tidak ahli dalam persendian dan tulang.
    Tapi berdasarkan pengetahuan saya, kemungkinan ibu anda menderita Rheumatoid arthritis, semacam penyakit yang menderita persendian. Biasanya penyakit ini berhubungan juga dengan usia tua. Biasanya diberikan obat2 penghilang nyeri atau kadang2 kortikosteroid.
    Menurut saya tidak ada pantangan makanan untuk penyakit ini, sampai dapat dibuktikan kadar asam uratnya tinggi..

    Terimakasih.

  19. fajar says:

    dok saya mw bertanya lg…
    saya kn mengalami gejala efusi pleural kanan,namun saya hanya mengalami sesak dan batuk2 ringan.
    namun kemarin badan saya panas, sedikit pusing dan batuk.
    apakah ini gejala baru?atau ini komplikasi?
    dan saya mw bertanya jika dilakukan penyedotan cairan, berapakah biaya yg saya harus saya keluarkan?mengingat saya harus menyiapkannya terlebih dahulu, karna tidak mampu.
    dan hari senin saya baru akan diperiksa lagi.
    trimakasih.

  20. Andika Chandra Putra says:

    Apa yang anda sampaikan diatas saya kira merupakan gejala infeksi paru terutama TB paru. TB paru bisa menyebabkan timbulnya efusi pleura.
    Gejala sesak napas yang anda rasakan bisa disebabkan bahwa cairan pada paru semakin banyak sehingga mengurangi kemampuan paru dalam mengambil oksigen disamping juga disebabkan karena infeksinya.
    Saya sarankan kalau anda berlokasi di Jakarta, anda dapat ke RS Persahabatan (RS Rujukan penyakit paru) karena disana selalu ada dokter paru yang bersiaga 24 jam, disamping ini juga merupakan RS milik pemerintah sehingga saya rasa biaya nya juga tidak lebih mahal dibanding RS Swasta.
    Biaya pastinya saya tidak tahu, tapi saat saya berdinas di Indonesia sekitar 100-200 ribuan..

  21. Asih says:

    Adakah parameter kesembuhan TB luar paru?
    Sy sudah dinyatakan sembuh setelah 14 bulan minum obat rutin.
    Awalnya TB kelenjar leher ukuran 5x3x2 dikiri dan kanan dibawah telinga. Juga ada TB nasopharinx (pangkal tenggorokan)
    Saat ini sudah 1 bln sembuh tp badan mudah lelah dan sering radang tenggorokan (rasa kurang nyaman utk menelan)
    Saya kdng khawatir TB kambuh jd sy coba konsumsi herbal yg baik utk pengobatan TB spt pegagan, sambiloto, jahe, meniran dan madu.
    Terimakasih

  22. Andika Chandra Putra says:

    Dalam pengobatan Tb ekstra paru (diluar paru) pada dasarnya dapat kita bagi 2 yaitu TB ekstra paru ringan seperti Lympadenitis TB dan TB ekstra paru berat seperti meningitis TB (Radang selaput otak). Dalam hal pengobatan TB ekstra paru ringan secara pedoman disamakan lama dan jenis obatnya dengan TB paru. Seperti yang anda alami yaitu Lympadenitis TB dan TB nasopharinx agak sulit dalam menjawab parameter pasti bila terapi dinyatakan berhasil. Masalah utamanya adalah response pengobatan untuk Tb ekstra paru lebih lambat dibanding TB paru bahkan selama pemberian terapi obat TB pembesaran kelenjar bisa bertambah besar, bertambah banyak. Hal ini memperlihatkan lambatnya response pengobatan TB ekstra paru tetapi beberapa kasus memperlihatkan bahwa setelah selesai pengobatan agak kurang terjadinya kasus relaps.
    Mengenai badan mudah lelah dan sering sakit tenggorokan, menurut saya sangat berkaitan dengan penyakit TB nya disamping mungkin masalah makan juga bisa mempengaruhi. Saya rasa tidak ada masalah jika anda mengkonsumsi natural herbal (jangan herbal-herbal-an) seperti yang anda sebutkan diatas..
    Demikian..semoga sedikit membantu..

  23. maya says:

    orang tua saya usia 72 thn saat ini sedang sakit..sudah di opname 1 minggu dan pulang kerumah blm sembuh ter diagnosa PPOK badan lesu dan lemas berjalan byk sesak nafas..sudah ke Ahli paru tapi kelihatan belum menujukkan ke stabilan fisik(mesti bersabar)..ada keluhan lain saat ini bila makan sering tersedak dan terasa susah untuk menelan..apa penyebabnya dan dahak kental terus keluar ..mohon penjelasan ya Dokter..saya sebagai anak cemas sekali ingin melihat beliau sehat kembali.Balas ya..dok.

  24. lina says:

    hallo dok.. salam kenal… blognya sgt bermanfaat sekali.
    dok, saat saya tes rontgen, saya mendapat hasil dgn keterangan :
    - tampak infiltrat di paru kanan atas, dan minimal di paru kiri atas
    - cor, sinus & diafragma baik
    kesimpulan : TB paru lesi luas aktif
    Tes dahak sy negatif, dok.

    Saya sempat kaget, mendapat hasilnya. karena sy tidak memiliki ciri2 orang yg terkena TB Paru, seperti batuk2, keringat di malam hari.

    Pertanyaan saya :
    - apakah pasien TB Paru tidak selamanya memiliki ciri2 tersebut ?
    - dari keterangan rontgen tsb, seberapa parah/berbahaya TB Paru saya ?
    - saat ini sy sdg mengkonsumsi OAT (sdh hampir 1 bln). tp, berat badan saya semakin turun. berat badan saya trn 5 kg.
    Bagaimana untuk mengimbanginya dok, padahal sy sudah banyak makan & sy mengusahakan makanan bergizi. (sy sangat khawatir berat badan sy smkn turun)

    Terima kasih atas jawabannya dok.

  25. Andika Chandra Putra says:

    Maaf mbak maya baru bisa balas. Berdasarkan sedikit informasi yang diberikan..ada beberapa kemungkinan diagnosa yang harus di eksplorasi lagi. Pada orang tua, apalagi dengan riwayat merokok penyakit PPOK memang sering terjadi. PPOK adalah penyakit obstruksi yang bersifat irreversibel. Untuk mencegah penurunan kemampuan faal paru yang cepat maka dilakukan pencegahan eksaserbasi yang biasa disebabkan oleh infeksi, apalagi pada orang tua proses penurunan faal paru yang alamiah memang sudah terjadi (50-80ml/tahun sejak umur 20 thn dan semakin besar pada perokok). Sehingga pengobatan infeksi (bisa muncul berupa banyak dahak kadang-kadang kental) dapat memperberat PPOK. Sehingga saya sarankan jika memang terjadi infeksi pada PPOK mohon dituntaskan pengobatannya.
    Kemungkinan kedua adalah obstruksi karena tumor. Walaupun perlu ditelaah lebih lanjut, tetapi saya memikirkan ini karena tumor cukup sering pada orang tua serta juga memberikan gejala sesak napas, susah menelan (jika sudah ada penekanan ke esofagus), dahak kadang-kadang berdarah. Lokasi tumornya bisa di trakea, paru sentral..
    Kemungkinan lain..penyakit yang disebut Bronkiektasis. Ditandai berupa sesak napas dan banyak dahak. Penyakit ini dapat diketahui jelas dengan Rontgen paru atau CT-scan.
    Kemungkinan lain lagi yaitu..SOPT (Sindroma obstruksi paska tuberkulosis) tetapi penyakit bisa muncul pada pasien yang dulunya menderita tuberkulosis dan menimbulkan scar pada saluran napas.
    Jika ada yang belum jelas mohon ditanyakan lagi..
    semoga orang tua anda cepat sembuh tetapi diusahakan pengobatannya tuntas karena banyak kemungkinan penyakit yang bisa muncul. terimakasih

  26. Andika Chandra Putra says:

    Salam kenal juga mbak Lina. Pada penyakit TB paru kadang-kadang memang tidak muncul gejala khas seperti batuk-batuk berdahak lebih dari 2-3 minggu, penurunan berat badan, anemia, keringat malam dsb. Sehingga tidak jarang kita mendapatkan pasien kaget dinyatakan menderita TB paru karena tidak mempunyai gejala khas tersebut. Tetapi walaupun begitu mendiagnosis TB paru itu gampang-gampang susah karena itu perlu dilakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikannya.
    Dalam diagnosis TB paru ada 3 pemeriksaan yang paling penting yaitu tanya jawab dokter-pasien untuk menggali informasi mengenai penyakitnya serta pemeriksaan fisis.Kedua yaitu Rontgen paru, pada anda terlihat infiltrat (bercak-bercak putih) di paru, Ketiga yaitu pemeriksaan dahak, pada anda negatif.
    Biasanya pada penderita dengan gejala batuk yang tidak khas dengan sedikit infiltrat dan hasil dahak BTA negatif biasanya kita tidak langsung mengobati sebagai TB paru. Kita akan memberikan pengobatan antibiotik untuk 1 minggu untuk kemudian diobservasi lagi.
    Tetapi pada anda kalau memang terlihat lesi di kedua paru apalagi di paru bagian atas (ini gejala khas pada TB paru) walaupun hasil dahak BTA nya negatif maka saya setuju diberikan obat OAT tetapi saya sarankan untuk dilakukan tes kultur dan resistensi/sensitivity daha (untuk melihat pasti ada kuman TB atau tidak, perlu waktu sekitar 2 bln untuk tau).
    Mengenai penurunan berat badan, ini merupakan gejala TB paru untuk mengimbanginya yang pasti perlu makan makanan tinggi kalori dan tinggi protein seperti telur, ikan dan juga sayur-sayuran/buahan. Perlu diingat pada TB paru tidak ada pantangan makanan. Asal anda banyak makanan, teratur makan OATnya..Insya Allah dalam 1.5-2 bln maka berat badan akan mulai naik.
    Terimakasih. mudah-mudahan membantu

  27. sumaryono says:

    sore dok
    salam kenal, saya dapat info blok ini dari seorang teman yg menderita TB.
    sebelumnya saya sakit batuk kira-kira 3 minggu.
    kemudian dari pemeriksaan radiologi hasil : fibrokalsifikasi diapeks kanan tanpa infiltrat dan kesimpulan : KP kanan lama aspek tenang Myop Ods (KM) dan COB tak tampak kelainan.
    kemudian dokter memberi obat TB (rifampicin, INH, pyrazinamide).
    dan hasil BTA dari pemeriksaan 3 hari tiap pagi : negatif.
    1. pertanyaan saya apakah saya harus meneruskan minum obat tsb karena saya belum ada riwayat TB (dari check up 2 dan 4 tahun sebelumnya).
    2. jika saya sudah meminum obat selama 1 bulan apakah ada pengaruh bagi tubuh saya kalau saya menghentikan pemakaian obat tsb.
    thanks atas perhatiannya

  28. Andika Chandra Putra says:

    maaf pak Sumaryono baru bisa balas..
    Salam kenal juga..semoga jawaban saya nanti dapat sedikit membantu.
    Terus terang dapat kasus pak Sumaryono kita harus melihat langsung hasil Rontgennya dan kalau bisa kita membandingkan dengan hasil Rontgen sebelumnya.
    Ada beberapa hal yang perlu dipikirkan : apakah pak Sumaryono ada riwayat kontak dengan penderita TB untuk jangka lama misal istri dsb?Batuknya bagaimana berdahak atau kering?sudah pernah berobat dan minum antibiotik dalam 3 minggu itu?apakah teratur minumnya?
    Tetapi kalo pendapat saya untuk kasus pak Sumaryono tidak langsung diberikan obat TB. Apalagi obat TB yang diberikan juga kurang (diberikan hanya INH,Rifampisin, Pyrazinamid tetapi kurang Ethambutol). Alasan saya menunggu karena hasil radiologinya hanya fibrokalsifikasi tanpa infiltrat, ini artinya tidak ada tanda TB AKTIF. Pada orang batuk-batuk karena bronkitis pun kalau di rontgen kadang-kadang akan terlihat “seakan-akan” fibrokalsifikasi padahal hanya corakan parunya terlihat lebih jelas. Kedua, hasil sputum BTA nya negatif.
    Mengenai penghentian obat, efeknya hanya bisa menimbulkan resistensi terhadap obat tersebut.

    Saran saya..coba diskusikan dengan dokter anda kemudian jika meragukan anda dapat melakukan “second opinion” dengan dokter paru.
    Terimakasih

  29. sumaryono says:

    terima kasih atas tanggapannya,
    saya sudah ke dokter sebelumnya ( dokter umum rujukan Asuransi kesehatan ). namun beliau masih menyarankan untuk melanjutkan menimum obatnya sampai 4 bulan, kemudian baru cek ulang hasil rotgen dengan alasan yang sama, yaitu “KP kanan lama aspek tenang”. menurutnya KP adalah menunjukkan TB ( saya lupa singkatannya).
    Atas pertanyaan dokter : 1. saya tidak tidak pernah kontak dengan penderita TB dalam waktu yang lama dan dalam keluarga dan lingkungan tidak ada penderita TB. 2. pada saat mengeluh batuk berdahak menurut dokter (karena saya merasa batuk kering) lalu diberi obat hanya untuk 5 hari.
    pertanyaan saya :
    1. apakah untuk kasus TB dokter umum cukup untuk men diagnosa TB, dan betulkah KP menunjukkan TB.
    2. bagaimana kalau saya menghentikan pemakaian obat secara sepihak karena setelah meminum obat saya merasa seperti sakit betulan (badan terasa tidak Fresh) tidak perlu menunggu sampai 4 bulan.
    jadi saya masih menanti jawaban dokter.
    Thanks

  30. Andika Chandra Putra says:

    pa kabar pak Sumaryono..
    Nama lain dari TB (Tuberkulosis) paru adalah KP (Koch Pulmonum). Robert Koch ini seorang dokter Jerman yang menemukan kuman penyebab TB yaitu Mycobacterium tuberculosis. Dulu istilah TB dikenal juga dengan KP sebagai penghormatan buat Dr.Robert Koch.
    Kalau berdasarkan panduan pengobatan TB, TB lama tidak akan pernah diobati dengan obat TB. Ini yang sebenarnya sering disalahartikan banyak dokter. Karena seperti luka dikulit yang meninggalkan bekas luka maka begitu pula pada jaringan paru karena cukup sering pada penderita TB yang sudah sembuh meninggalkan bekas fibrosis pada jaringan paru yang tidak akan hilang dengan obat apapun. Memang banyak pada masyarakat Indonesia (yang merupakan negara no.3 terbanyak penderita TB didunia) menderita TB dan karena daya imunitas yang cukup baik dapat sembuh sendiri dan tanpa keluhan.
    Untuk kasus pak Sumaryono, saran saya
    1. Dapat berkonsultasi dengan dokter paru dan membawa hasil rontgen nya..sehingga dapat dinterpretasi lagi oleh dokter paru. Saya tidak menyarankan bapak menghentikan pengobatan sendiri..usahakan cari second opinion dengan dokter paru.
    2. Kalau bisa melakukan pemeriksaan rontgen paru ulangan..sehingga nantinya dapat kita bandingkan antara sebelum pengobatan dengan setelah pengobatan selama 1 bulan. Jika ada perbaikan maka kemungkinan bapak menderita TB paru.

  31. redny says:

    salam kenal Dokter Andhika.saya mau tanya beberapa hal tentang TBC leher. Ada timbul benjolan kecil di leher saya, setelah saya periksa, dokter menyuruh saya test FNAB. adapun hasilnya adalah :
    sediaan apus biopsi aspirasi dengan populasi sel sedikit,terdiri atas limfosit & sel-sel epiteloid degeneratif.
    latar belakang terdiri atas nekrosis kaseosa & erittrosit.
    Kesan : Limfadenitis Tuberkulosa Kaseosa.

    Oh ya, sebelumnya saya sempat batuk -/+ 3 bln (waktu itu saya tdk ke dokter hanya minum obat batuk biasa. agak mendingan batuknya.tapi setelah itu saya jarang2 minum obat lagi & tidak pantang makanan. kemudian timbul benjolan kecil di leher)
    Pertanyaan saya :
    - apa arti dari hasil test FNAB tsb?
    - apa ada kemungkinan saya terkena TB paru karena lama batuk saya?
    - apakah TB leher bisa menular?
    - ada gak pantangan makanan buat penderita TB leher?
    makasih banyak dok

  32. Andika Chandra Putra says:

    Maaf pak..baru bisa saya balas..Salam kenal juga..
    Mengenai hasil FNAB: hasil itu menyatakan bahwa bapak menderita Limfadenitis tuberkulosis. Limfadenitis tuberkulosis adalah peradangan/infeksi pada kelenjar limfe yang disebabkan kuman tuberkulosis.
    Pada dasarnya tidak semua penderita limfadenitis tuberkulosis itu akan menderita TB paru walaupun hubungannya sangat dekat sekali. Jadi untuk kondisi seperti itu ada baiknya juga dilakukan pemeriksaan untuk Tb paru nya.
    Sama halnya dengan penyakit infeksi lainnya maka Limfadenitis Tb dapat menular. Dan mengenai makanan maka tidak ada pantangan makan untuk penderita limfadenitis TB..
    Terimakasih..

  33. Faizal says:

    Hai Dokter Andhika, saya mau tanya, beberapa waktu yang lalu saya melakukan rontgen thoraks dan hasilnya menunjukkan CORAKAN PARU AGAK BERTAMBAH, maksud dan artinya apa? Apakah saya mengidap penyakit tertentu karena say merasa sehat-sehat saja, terima kasih.

  34. Andika Chandra Putra says:

    Pa kabar pak..
    Corakan paru agak bertambah maksudnya terjadi peningkatan vaskularisasi (pembuluh darah) pada paru. Ini bisa terjadi jika terjadi inflamasi pada parunya. Tetapi jika bapak tidak ada keluhan misalnya batuk, demam..saya kira hasil itu bukan sesuatu hal yang menjadi masalah.
    Terus terang karena pemeriksaan rontgen hanya bagian dari pemeriksaan penunjang maka perlu melihat sesuatu hasil secara keseluruhan misalnya keluhan, pemeriksaan fisis dsb.

    Sekian..semoga membantu.

  35. Faizal says:

    Alhamdullillah Sehat pak.

    Syukurlah jika memang demikian, karena saat ini saya tidak ada keluhan sama sekali baik batuk ataupun demam, sebelumnya saya di foto thoraks karena ada keluhan Pulmo di bawah ketiak dan dikhawatirkan membesar maka saya putuskan utk melkukan rontgen dan hasilnya memang Tidak Meng-akar ataupun Membesar (alias Normal). Namun ada report Corakan Paru Agak Bertambah dan itu yg sy khawatirkan karena awam. Nmaun jika memang tidak ada keluhan berarti baik-baik sajakah dok?
    Wassallam…

  36. fadly says:

    salam kenal dok,saya fadly umur 18 tahun,saya punya keluhan sesak nafas.
    3 tahun lalu saya minum2an keras setelah itu nafas saya sesak dan badan panas.
    saya langsung kerumah sakit dan cek lab,hasilnya sgpt dan sgot tinggi.
    akhirnya dokter mendiagnosis hepatitis a.
    namun setelah sgpt dan sgot normal sesak nafas saya belum hilang,dan makin hari terus bertambah buruk..
    4 bulan kemarin saya sudah dirawat di 3 rumah sakit di bogor tapi semua rumah sakit bilang kondisi saya baik.
    rontgen dan ekg normal.
    akhirnya saya ke berobat ke jakarta di RSCM, disana saya di echo dan ada vegetasi di katub jantung.
    dan hasil lab asto 400.
    skrng saya di suntik 3 minggu sekali.
    dan sudah berjalan 2 kali.
    namun sesak nafasnya belum juga hilang.
    bagaimana menurut saran dokter?
    dan apakah hasil rontgen akurat?
    atau ada lagi alat yang lebih akurat untuk melihat paru2.
    trima kasih.
    wassalam.

  37. Andika Chandra Putra says:

    Salam kenal juga Fadly..semoga anda tabah dan teratur menjalani pengobatan penyakitnya,,
    Secara umum kita mengetahui bahwa organ2 tubuh merupakan suatu sistem yang saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lainnya. Sebagai contoh adalah antara jantung dan paru dimana hubungan antara kedua organ ini sangat erat. Kita mengetahui bahwa aliran darah dari dan ke paru akan melewati jantung. Sehingga gangguan pada jantung akan mempengaruhi fisiologis paru. Pada kasus Fadly..telah terjadi vegetasi(pertumbuhan abnormal/kerusakan) pada katub yang penyakitnya dikenal dengan Endokarditis. Kerusakan pada katub jantung menyebabkan aliran darah yang dipompakan oleh jantung menjadi tidak teratur dan tidak maksimal memompakan semua darah yang akhirnya dapat menimbulkan dilatasi/pembesaran jantung, yang pada akhirnya menimbulkan keluhan sesak napas.
    Jadi penyakit pada Fadly..tentunya hasil rontgen untuk parunya bisa saja normal karena memang sesak napasnya bukan disebabkan oleh penyakit pada paru.
    Begitu yang dapat saya sampaikan..semoga dapat dipahami..terimakasih

  38. ady yuan says:

    met pagi dan salam kenal
    mohon pencerahannya nih dok,,klau boleh,,!
    mengenai corakan paru,,apakah itu ada hubungannya dengan TB,,terus adakah penyebab lain dari peningkatan vaskularisasi selain dari implamasi..
    soal-nya hasil foto thorax saya:
    corakan paru agak bertambah,
    hili normal,
    tidak ada infiltrate..

    apakah kondisi seperti itu paru2 saya dikatakan sehat dok,,terus untuk pencegahannya bagaimana ya,,

    terima kasih

  39. Andika Chandra Putra says:

    Maaf pak Ady..baru bisa saya jawab saat ini.
    Corakan paru yang anda sebut merupakan gambaran dari vaskularisasi (perdarahan) yang terdapat pada jaringan paru. Peningkatan corakan paru terjadi oleh peningkatan aliran mikrokapiler pembuluh darah di paru biasanya disebabkan oleh terjadinya proses inflamasi di jaringan tersebut. Terjadinya inflamasi dapat timbul oleh banyak penyebab bisa karena benda asing, alergi, virus dll.
    Tetapi hampir 60% peningkatan corakan paru bukan merupakan sesuatu yang perlu dikhwatirkan.

    Demikian. semoga bisa membantu.

    Hiroshima 20101216

  40. Anggun_utama says:

    Assalm Dokter Andhika,
    salam kenal,,berdoa semiga blog ini dapat menjadi pencerahan bagi masyarakat luas,,
    btw saya ingin bertanya juga:
    sabtu lalu kemarin saya ikuti tes medikal check up sebuah perusahaan swasta, dan di berikan hanya hasil tes rontjennya, sbb:
    -tulang-tulang & soft tissue normal.
    -Mediastinum tak melebar.
    -Cor: besar & konfigurasi dalam batas-batas normal.
    -Sinus & diafragma normal. Tak terlihat cairan/peebalan pluera. kedua hili normal.
    Tak tampak infiltrat/cavitas proses aktif/nodul di paru-paru.
    Fibrokalsifikasi terlihat di apex kanan.
    Kesan:
    cor normal.
    Gambaran proses lama di paru, saat ini tak terlihat gambaran proses aktif atau maglinancy di paru.
    1. dari keterangan diatas, apa artinya ya Dok?
    2. Apa yang harus saya lakukan untuk men-treatment kondisi saya?
    3. apakah kontak dengan kimia akan memacu TB di paru ?
    atas perhatian Dokter saya ucapkan terima kasih

  41. Andika Chandra Putra says:

    Andika Chandra Putra December 20 at 12:05pm
    Wassalk..
    Terimakasih..semoga niat untuk membantu dapat tercapai.
    Kalau berdasarkan hasil Rontgen nya..saya berpendapat bahwa hasil Rontgen menunjukan bahwa pak Anngun dulu pernah mengalami proses peradangan/inflamasi pada jaringan paru yang berakibat timbulnya scar/bekas luka pada paru. Hal itu ditunjukan dengan terdapatnya gambaran fibrokalsifikasi. Peradangan ini umumnya disebabkan oleh TB paru walaupun tidak selalu karena penyakit ini. Hal ini dimungkinkan terjadi karena penyakit TB merupakan penyakit yang berhubungan dengan daya tahan tubuh artinya proses peradangan terjadi tetapi tidak menimbulkan gejala/simptom pada pasien karena daya tahan tubuhnya yang kuat.
    Penyebab TB disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis. Sejenis bakteri yang dapat menyerang semua organ tubuh terutama paru. Jadi TB bukan disebabkan oleh zat kimia. Tetapi inhalasi zat kimia tertentu dapat menyebabkan alergi bahkan peradangan paru.

    Sekian..semoga membantu.

  42. Winarto Kusuma says:

    Selamat pagi dok, sorry ganggu waktunya, saya mau tanya, ibu saya (66 thn) sudah beberapa bulan ini banyak mengeluarkan dahak, sudah ke dokter THT beberapa kali, sudah pernah d rontgen juga, tapi tidak menunjukan kelainan (kata dokternya) dan hanya diberikan obat batuk biasa (pasaran) . Ibu saya tinggal di Palembang dan sekarang sedang berkunjung ke Jakarta. Kira2 saya mesti memeriksakan beliau di mana dok? Ada rujukan (rekomendasi) ? Apa betul ada kemungkinan alergi yang muncul hanya dalam beberapa bln ini? Mohon pendapat nya, sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih.

  43. Andika Chandra Putra says:

    Pada kondisi yang anda sampaikan tersebut, saya sarankan ibu anda berobat ke dokter paru. Dapat dicoba berobat di pusat rujukan RS Persahabatan. Sebenarnya sangat-sangat jarang sekali proses alergi baru muncul beberapa bulan ini. Tetapi dimungkinkan saja kalo waktu kecil pernah menderita alergi atau mempunyai riwayat keluarga yang alergi dimana pada kondisi saat sekarang karena daya tahan tubuh yang menurun serta juga tercetus faktor alergi maka menimbulkan keluhan tersebut.
    Terdapatnya dahak tersering disebabkan oleh kelainan paru. Hal ini bisa disebabkan oleh peningkatan produksi mukus oleh mucous gland serta peningkatan goblet cell di paru. Bisa juga disebabkan oleh penurunan aktivitas mucociliary karena kerusakan sel-sel paru.
    Disamping kelainan di paru bisa pula disebabkan karena kelainan THT..umumnya disebabkan oleh “post nasal drip” sehingga dirasakan pasien seperti dahak dan kemudian dibatukkan.
    Saran saya ..anda berobat ke dokter paru dan jelaskan riwayat penyakitnya secara jelas sehingga dokter dapat memberikan diagnosa yang tepat.Semoga ibu anda dapat berkaktifitas lagi..

  44. richard says:

    HI TEAM!!
    makasih tulisannya udaaaa
    kapan2 main ke sekre y udaaaa

  45. iren says:

    Hi dok, boleh kah saya minta referensi tentang pulmonologi tuk dijadikan referensi skripsi saya ? Trima kasih :)

  46. Andika Chandra Putra says:

    InsyaAllah..

  47. Iren says:

    Dok, Beda bronkitis akut sama kronik apa yah ? Trus beda PPOK sama bronkitis kronik apa ?? Trima kasih :)

  48. Andika Chandra Putra says:

    Pertama kita harus definisikan dulu tentang bronkitis. Secara definsi bronkitis adalah inflamasi pada saluran napas yaitu pada trakeobronkial tree. Secara mudahnya yang membedakan antara bronkitis akut dan kronik adalah waktu saja walaupun sebenarnya kedua penyakit tersebut cukup berbeda. Jika terjadi bronkitis dalam waktu beberapa hari (ada buku menyebutkan kurang 2 minggu) maka disebut bronkitis akut. Lain halnya dengan bronkitis kronik, dulu merupakan salah satu bagian dari penyakit PPOK yang didiagnosis secara klinis. Disamping itu bronkitis akut lebih dianggap sebagai penyakit infeksi sedangkan bronkitis kronik dianggap sebagai penyakit obstruksi saluran napas. Bronkitis kronik didefinisikan sebagai inflamasi pada saluran napas yang disertai batuk berdahak minimal 3 bulan selama 2 tahun berturut-turut.

    Sebenarnya antara PPOK dan Bronkitis kronik tersebut tidak jauh berbeda. Karena dulu PPOK dibedakan atas emfisema (diagnosis patologis) dan Bronkitis kronik (diagnosis klinis) tetapi saat ini tidak lagi karena seringkali PPOK mempunyai gejala yang “mix”.

  49. iren says:

    ‎​. ;) ;) ;) ;)
    ;) ;) ;) ;) ;) ;) ;) ;)
    ;) ;) ;) ;)
    ;) ;) ;) ;), trima kasih yah dok, penjelasannya :)

  50. iren says:

    Hallo, balik lagi : usia brpakah rentan kena penyakit bronkitis, pneumonia, pneumothoraks, emfisema, COPD, tumor paru, tumor mediastinum, Bronkietasi, Efusi pleura ?? Faktor pencetus selain merokok apa lagi yah ?? Apakah tumor paru = Kanker paru ?? Trima kasih.

  51. Lia Mailani says:

    Salam kenal dok,,

    saya baru dapat hasil rontgen sbb:
    - Sinus lancip, diafragma baik
    - Cor dalam batas normal
    - Tampak fibro kalsifikasi paru kanan atas
    - kesan : Post TB paru tenang

    yang ingin saya tanyakan :
    - dari keterangan diatas apa artinya ;
    - apa perlu pengobatan secara khusus

    Mohon penjelasannya ya,dok,,
    Thanks ^^

  52. novie oktavia says:

    dok saya mau tanya hasil rongsen,
    tampak : cor, sinuses, dan diafragma normal
    pulmo : hili kasar corakan paru bertambah, tampak bercak infiltrat di apex dan lapang atas kedua paru.
    saya ke dokter specialis paru tapi penjelasannya kurang paham, dia hanya bilang infeksi paru.
    mohon penjelasannya…

  53. novie oktavia says:

    maaf tambahannya,
    kesan : Kp aktif, artinya apa dok ?!
    terima kasih.

  54. Andika Chandra Putra says:

    Salam kenal juga mbak Lia..berdasarkan gambaran Rontgen yang dijawab oleh ahli Radiologi tersebut. Terdapat kesan bahwa mbak Lia pernah terinfeksi parunya sehingga menghasilkan gambaran bekas “parut” (fibrokalsifikasi). Sedangkan gambaran aktif infeksi paru terutama TB paru tidak ada.
    Kalau berdasarkan ekpertise diatas..sepertinya kondisi tersebut tidak memerlukan penanganan khusus. Terpenting hanya dijaga kondisi daya tahan tubuhnya sehingga tidak menderita infeksi paru seperti TB paru.

  55. Andika Chandra Putra says:

    Mbak Novie…berdasarkan jawaban dari ahli radiologi tersebut (rontgen dada) terdapat kesan..saat ini anda menderita infeksi paru..hal itu terlihat pada jawaban “hili kasar corakan paru bertambah, tampak bercak infiltrat di apex dan lapang atas kedua paru”. Memang itu adalah tanda infeksi yang terlihat pada rontgen. Dan berdasarkan lokasi infiltratnya umumnya disebabkan oleh infeksi tuberkulosis. Untuk memastikan perlu diperiksa lebih lanjut mengenai gejala/keluhan yang dirasakan, serta pemeriksaan dahak(sputum) BTA sebanyak 3x. Jika kedua hal tersebut mendukung infeksi TB paru maka anda diwajibkan minum obat TB selama minimal 6 bulan. InsyaAllah pengobatan TB tersebut dapat menyembuhkan.

    Wassalam,

  56. diani says:

    salam kenal dok,

    saya diani, saya mau tanya hasil rontgent anak saya :
    cor tidak membesar. Kedua hilus tidak menebal. Corakan bronkovaskular kedua paru kasar. Tampak infiltrat di perihiler dan parakardial kedua paru. Kedua sinus kostrofrenikus dan diafragma normal. Kesan : Cor tidak membesar. Bronkopneumonia dupleks.

    Ini artinya apa ya dok ? sebab dokter anaknya tidak menjelaskan detil. Apakah ini berarti infeksi paru ? Mohon dijawab cepat ya dok, saya takut ada apa-apa dengan anak saya. Mohon penjelasan juga mengenai cara penanganannya.

    terimakasih banyak sebelumnya. Ditunggu jawabannya…

  57. Andika Chandra Putra says:

    Terima kasih bu Diani atas pertanyaannya.
    Secara singkat saya jawab bahwa walaupun pada anak kelainan secara radiologis agak sulit kita lihat tetapi melihat gambaran rontgen seperti yang anda sebutkan diatas memperlihatkan bahwa anak anda menderita infkesi paru. Bila pada anak anda terdapat tanda-tanda akut seperti panas tinggi, baruk-batuk kadang-kadang berdahak, disertai peningkatan kadar leukosit darah sepertinya menderita bronkopneumonia, dan ini harus diterapi segera.
    Sedangkan bila tidak ada tanda-tanda akut diatas maka kemungkinan bisa menderita TB paru. Dan untuk itu perlu pemeriksaan dan analisa lebih lanjut.

    Terima kasih

  58. Ismail A says:

    Salam kenal dokter
    Riwayat kesehatan saya pernah mendapat OAT pada 2006,awal 2008 pada rontgen dan mantoux dinyatakan positif dan mendapat OAt lagi (2RHZ4RHE)
    Juli 2001 rontgen dan Mantoux dinyatakan positif,lalu saya ke dokter spesialis paru di RS Persahabatan Jakarta dan ternyata di nyatakan sembuh,yang ada hanya bekas luka TB.
    Hasil pemeriksaan fisis
    Pulmo : vesikular,tidak ada ronki
    Foto Torak : didapatkan fibrokalsifikasi dan nodul kalsifikasi di parakardial kanan
    yang saya tanyakan :
    1. apa maksud fibrokalsifikasi dan nodul kalsifikasi?
    2. Benarkah kalau orang yang sudah pernah kena TB dan mendapat OAT jika di tes mantoux hasilnya selalu positif?
    3. Kadang saya masih merasakan dada dingin atau sakit jika naek motor atau di ruangan AC,kadang nafasnya juga sesak..apakah itu pertanda penyakit lain atau cuma efek setelah sembuh?bagaimana cara menghilangkanya?

    Terima Kasih

  59. andikacp_blog says:

    Terima kasih pertanyaannya. Mengenai kalsifikasi ataupun fibrokalsifikasi, penjelasan saya dapat dilihat di discussion sebelumnya. Tetapi singkat yang dimaksud dengan fibrokalsifikasi adalah pengerasan suatu jaringan yang dalam hal ini terjadi setelah pengobatan TB. Sedangkan yang dimaksud dengan nodul kalsifikasi adalah terdapatnya lesi dgn ukuran kurang dari 3 cm yang dapat timbul pada pasien bekas TB.
    Mantoux test atau sering disebut juga tuberculin skin test merupakan suatu tes yang telah mulai dipakai 100 tahun yang lalu berdasarkan reaksi imun pada tubuh. Jika tubuh kita telah dimasuki suatu benda asing seperti bakteri,virus (Antigen) maka tubuh berusaha menangkalnya dengan membentuk antibodi. Pada mantoux test, kita menggunakan protein M.tuberculosis yang dilemahkan sehingga nantinya tubuh akan membentuk reaksi inflamasi pada orang yang sudah terpapar kuman TB. Pada dasarnya pameo yang menyatakan sekali seseorang sudah mempunyai positif mantoux maka selalu akan positif sebenarnya juga kurang tepat, TETAPI lebih tepatnya sekali sudah mempunyai hasil positif mantoux maka pemeriksaan mantoux berikutnya tidak perlu dilakukan.
    Menurut saya keluhan anda tentang sakit atau merasa dingin karena efek paska TB. Tapi perlu juga ditelusuri, apakah anda mempunyai riwayat asma atau alergi dingin.
    Terima kasih semoga bermanfaat

  60. haries says:

    Selamat Sore Dok.
    Saya Pria umur 30 Th, 2 bulan sebelumnya saya kena Flu dan batuk kering diikuti dengan dahak kental yang susah dikeluarkan, kemudian saya berobat ke 2 dokter Umum diberi antibiotik namun belum sembuh kemudia saya berobat lagi ke Dokter Penyakit dalam (Pulmonologi) dan diberi amoxilin dan Syrup (Batuk) alhamdullilah sembuh namun saya tiba tiba susah menelan dan saya berobat lagi ker Dokter Penyakit dalam Gastro diberi Antibiotik lagi dan syrup + obat PPI namun susah menelan tersebut masih dengan diikuti terasa mengannjal di tenggorokan, lalu saya berobat ke Spesialis THT dan diberi obat Antibiotik lagi dan Pengencer dahak namum belum ada perubahan, karna sangat menggangu saya berobat ke Dokter THT yang lain dan diberi obat Antibiotik lagi dan pengencer dahak + obat Frisium + PPI lagi, alhamdullilah agak redaha saya sudah bisa menelan makanan namun 1 minggu ini terasa kambuh lagi tetap saya rasakan susah menelan, terasa sakit/susah menelan air ludah karena terasa kental/kering dan terasa mengganjal ditenggorokan.

    Mohon kiranya dok apakah yang harus saya lakukan, dan makanan apa saja yang harus saya pantang dan kemanakan saya harus berobat lagi ?
    memang belakangan ini flu saya datang lagi diikuti hidung yang terasa menyempit/pada waktu sujud dalam sholat hidung akan terasa buntu tanpa lendir, dan kemudian saya liat ditenggorokan saya ada bintik putih dan kemudian saya ke Dokter umum katanya ada sariawan pada tenggorokan saya. diberi obat anti biotik, obat anti alergi dan Syrup batuk & obat anti hidung tersumbat, namun terus terang dok rasa tidak nyama ini maembuat saya kepikiran terus dan males beraktifitas
    makanan apa saja yang harus saya hindarkan dulu Dok (saya stop rokok 3 th, tidak pernah konsumsi Alkohol) hasil MCU semua Normal
    Tips apa yang baik untuk saya menjaga/menyembuhkan penyakit ini Dok

    Terima kasih banyak atas pencerahannya Dok

    Salam

    haries

  61. andikacp_blog says:

    Mohon maaf pak Haries baru saat ini saya balas.
    Berdasarkan riwayat yang anda sampaikan memang terlihat sekali penyakit ini sangat menganggu, terlihat dari gonta-ganti dokter yang mengobati anda. Memang kalau berdasarkan riwayat terakhir yang anda sampaikan berupa terlihat bintik-bintik keputihan pada tenggorokan maka kemungkinan anda menderita tenggorokan atau sering disebut juga faringitis-laringitis. Untuk peradangan ini biasanya kita memberikan obat antibiotik dan juga obat peradangan. Tetapi memang penyakit ini butuh waktu dalam mengurangi peradangannya jadi tidak serta merta anda minum obat akan langsung sembuh. Untuk mempercepat penyembuhan, apalagi anda juga sering menderita flu maka dianjurkan untuk istirahat cukup, tidak merokok dan sering minum air putih biasa, dan juga makan buah-buahan.
    Menurut saya pengobatan dengan dokter umum saat ini cukup tetapi kalau anda membutuhkan konsultasi lebih detil maka saya anjrkan untuk berobat dengan dokter THT (Telinga Hidung Tenggorokan).

    Terima kasih ..semoga bisa sedikit menenangkan anda.

  62. Watson says:

    Selamat siang dokter..
    Mau tanya dikit dok..
    Saya pria 37 tahun, di leher sebelah kanan saya, tepatnya di atas tulang selangka ada satu benjolan. Benjolan ini udah lama sekali. Akhir2 ini, saya raba di area tersebut, benjolannya tiba2 jadi banyak (sekitar 3-4 buah, dengan besar yang berbeda2).
    Saya ke poliklinik rumah sakit, dan di-foto thorax.
    Hasil dari foto tererbut adalah sbb:

    Cor: Tidak membesar
    Pulmo: Tampak proses fibronoduler yang berhubungan dengan penebalan pleura di supraclavicular kanan
    kedua sinus costophrenicus: Tajam
    Kesan: KP dextra lama, kemungkinan disertai superposisi densitas Soft tissue mass dibawah kulit diluar paru tidak dapat dikesampingkan

    Ini artinya apa ya dok? Apakah ini TB Kelenjar? Ataukah ada kemungkinan lain?

    Terima kasih banyak sebelumnya dok..
    Watson

  63. Akhmad Kholil says:

    Selamat siang Dok,
    Istri sy (41th), sejak umur kehamilan 6 bln, mulai batuk kambuhan. kadang2 muncul kadang2 hilang sebentar, sd skrg sdh 2 th. sejak itu pula mulai ada tekanan darah tinggi.
    Dari photo radiologi ( rontgen ) hasilnya sbb:
    Cor : Membesar ke kiri
    Pulmo : tidak tampak kelainan
    diafragma kiri kanan normal
    Sinus pleurae kanan kiri tidak tampak kelainan
    Skelets : Tidak tampak kelainan
    Kesan : Cardiomegaly

  64. andikacp_blog says:

    Pak Kholil..terus terang saya tidak ahli kandungan..tetapi umur 41 th memang ibu hamil memiliki resiko yang tinggi. Kalau melihat hasil rontgen yang istri anda, saya menduga gangguan batuk tersebut bukan murni berasal dari paru. Kemungkinan pada istri anda terjadi kelainan jantung berupa pembesaran jantung (kardiomegali), kondisi ini dapat menyebabkan oleh kemampuan pengaliran darah melalui jantung menjadi berkurang. Lama kelamaan karena alirannya tidak lancar dapat menyebabkan akumulasi darah sehingga menyebabkan “penumpukan cairan pada paru”. Kondisi ini dapat menyebabkan istri anda sering merasa kecapekan, batuk-batuk kecil tetapi pada kondisi berat dapat terjadi batuk darah, sesak napas. Untuk itu saya anjurkan istri anda untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dokter jantung. Terima kasih..

  65. andikacp_blog says:

    Pak Watson..benjolan tersebut ada kemungkinan adalah TB kelenjar, karena melihat paru anda juga pernah terinfeksi paru dan belum bisa dikesampingkan apakah infeksinya masih ada (mohon diperiksa dahaknya). Untuk TB kelenjarnya, dapat dilakukan biopsi jarum halus untuk memastikan adakah disebabkan infeksi TB atau tidak.

  66. ayu says:

    salam kenal dokter..
    saya penderita hipertiroid.. saya ingin tahu berapa biaya pemeriksaan FNAB?
    terima kasih dokter sebelumnya..

  67. andikacp_blog says:

    Mohon maaf bu Ayu..saya tidak tahu biaya pasti untuk pemeriksaan FNAB apalagi untuk hipertirod. Waktu 3 tahun lalu masih di Indonesia FNAB untuk kanker paru sekitar 200-300 ribu kalo tidak salah. Silahkan tanya ke RS anda akan melaksanakannya..

  68. mona says:

    Siang dok, saya kmrn baru MCU dan cek ke dokter paru(krn hasil MCU dan test mantoux saya positive).

    Berikut hasilnya:
    Fibronoduler di paru kanan
    Paru kiri normal
    Pleura normal
    Cor dan aorta normal
    Test mantoux positive
    LED 31
    Kolestrol total 223

    Dokter menyuruh saya ikut therapy OAT, apa tindakannya itu sudah benar dok? Saya takut kalau saya sudah minum obat trus ada efek samping lain, krn yg saya baca efek samping OAT bs liver/ginjal.
    Tolong dibls segera ya dok, krn saya butuh second opinion.
    Thanks

  69. andikacp_blog says:

    Selamat sore bu Mona.
    Memang kalo melihat data-data yang anda berikan maka 90% menunjukan tanda-tanda untuk TB paru. Idealnya memang TB (tuberkulosis) didiagnosis dengan adanya gejala klinis seperti batuk-batuk kadang berdahak, keringat malam, penurunan Berat badan, malaise (tidak enak badan) kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan sputum/dahak BTA sebagai gold standar (pemeriksaan standar pengobatan TB) baru kemudian didukung oleh pemeriksaan radiologi serta pemeriksaan darah.
    Untuk kasus anda, yang kemungkinan tidak ada tanda-tanda klinis (saya menduganya karena diketahui dari pemeriksaan MCU) maka diagnosis TB dapat ditegakan jika melalui pemeriksaan radiologi yang menunjukan gambaran sebagai TB paru. Memang terdapatnya fibronoduler diparu kanan cukup mendukung untuk gambaran TB paru. Disamping itu juga terlihat dengan Mantoux test (+) walaupun ini bukan merupakan standar diagnosis pada dewasa dan LED yang tinggi. Tetapi jika anda mempunyai batuk disertai dahak, alangkah baiknya jika itu juga diperiksa.
    Mengenai pengobatan TB memang obat-obatannya mempunyai efek samping terhadap liver/hati tetapi tidak semua yang minum obat tersebut akan mengalami efek samping tersebut. Oleh karenanya selama pengobatan TB ini sangat dianjurkan untuk kontrol teratur tiap 2 minggu terutama saat pengobatan 2 bulan pertama.

  70. mona says:

    Thanks dok penjelasannya, oh iya saya td lupa nambahin kalau gejala seperti batuk, dahak, badan panas dan berkeringat mlm2 itu saya tdk mengalaminya. Kalau mau test dahak, saya dlm keadaan tdk batuk yg berdahak. Jadi gmn solusinya dok? Saya tdk mau salah minum obat / salah treatment? Tlg dibalas segera ya dok. Salam sesama ‘urang awak’ :)

  71. andikacp_blog says:

    Sama-sama uni Mona. Justru saya menjelaskan pada kondisi uni Mona yang tidak mengalami gejala (mohon dibaca lagi penjelasan saya sebelumnya). Untuk kondisi yang tidak dapat dilakukan pemeriksaan dahak maka diagnosis dapat dibuat berdasarkan data radiologis/lab darah/mantoux yang mendukung.

  72. mona says:

    Apa iya dok cuma dr data radiologis/lab/darah/mantoux sudah benar2 mendukung? Apakah tb ini aktif(menular) jika gejala klinis seperti yang dokter jelaskan diatas(batuk-batuk kadang berdahak) tidak ada? Jujur saya sempet shocked dgr hasil MCU saya, karena ini merupakan tahap akhir proses seleksi saya diangkat jd karyawan di tempat kerja yg baru. Padahal sekitar 8 bulan yg lalu saya baru rontgen thorax dan hasilnya paru2 saya bersih.

  73. mona says:

    Apakah berdasarkan kondisi saya skrg ini tb aktif(menular)? Awalnya saya sempat shocked krn kira2 8 bulan yg lalu saya rontgen thorax dan hasilnya paru2 saya bersih. Sempat kecewa jg krn pas skrg rontgen lg hasilnya bs jauh berbeda, apalagi MCU kali ini buat proses pengangkatan saya sebagai karyawan di perusahaan baru. Sepertinya akan ditolak jd karyawan baru kalau dlm keadaan tb :(

  74. atin nurfriba says:

    maf dok saya mw tanya. .ibu saya mendapal hasil rontgen:
    1. Jantung agak membesar
    2. Paru aerasi baik
    3. Hilus kasar
    4. Trakea di tengah
    6. Diafragma baik
    7. Tak tampak KP Aktif
    8. Ada dispepsia lambung

    saya mw tanya apa penyakit ibu saya??apa ibu saya tertular virus TB,,karena ayah saya punya penyakit TB turunan. .maf dok saya mw tanya. .ibu saya mendapal hasil rontgen:
    1. Jantung agak membesar
    2. Paru aerasi baik
    3. Hilus kasar
    4. Trakea di tengah
    6. Diafragma baik
    7. Tak tampak KP Aktif
    8. Ada dispepsia lambung

    saya mw tanya apa penyakit ibu saya??apa ibu saya tertular virus TB,,karena ayah saya punya penyakit TB turunan. .

  75. andikacp_blog says:

    Berdasarkan hasil rontgen ibu anda terlihat bahwa ibu anda kemungkinan menderita penyakit jantung, mungkin salah satu penyebabnya karena tekanan darah tinggi yang tidak dikontrol. Untuk paru tidak tampak ada kelainan, tetapi jika penyakit jantungnya tidak dikontrol maka dapat menyebabkan gangguan pada paru yang disebut edema paru (parunya kebanjiran karena tidak dapat mengalirkan darah secara adekuat). Saat ini yang terpenting untuk ibu anda adalah dikontrol penyakit jantungnya.
    Sedikit meluruskan TB (tuberkulosis) tidak disebabkan oleh virus tetapi oleh patogen yang disebut mycobacterium tuberculosis. Dan penyakit ini tidak bersifat keturunan, artinya tidak diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Tetapi dapat tertular melalui droplet (percikan ludah/dahak) dari penderita TB paru.

  76. andikacp_blog says:

    Saya paham dengan kondisi and ,uni Mona. Idealnya seperti yang saya jelaskan sebelumnya pada pasien TB dilakukan pemeriksaan dahak/sputum tetapi sampel sputumnya tidak ada maka diagnosis dibuat berdasarkan data minimal yang dapat mendukung untuk TB paru. Ada pilihan lain (tetapi ini bukan bagian dari penanganan standar) yaitu anda diberikan obat antibiotik (yg tidak termasuk dlm second line TB drug) selama 2-3 minggu kemudian dilakukan rontgen ulang untuk membandingkan dengan hasil sebelumnya. Jika hasil rontgen mengalami perbaikan maka kemungkinan bukan TB paru dan dapat kita kontrol ulang 3 bulan berikutnya.
    Semoga dapat menjawab pertanyaanya.

  77. mona says:

    Thanks dok penjelasannya, obat anti biotiok yg dimimum 2-3minggu itu apa dok? Knp dokternya tdk menganjurkan saya untuk minum obat itu terlebih dahulu(malah langsung suruh saya ikut therapy OAT)?

  78. andikacp_blog says:

    Hal yang saya sampaikan tentang pemberian obat antibiotik selama 2 minggu tersebut bukan merupakan tatalaksana standar. Dan juga didasari atas pertimbangan masing masing dokter. Wassalam,

  79. Satrio says:

    Dok. Anak saya baru berumur 1 th. ank saya di curigai terkena TB karena berat badannya yg tidak berkembang dari umur 8 bln hingga 1 th slalu 7.5 kg. anak saya habis rognsen torax yg hasil seprti ini

    Rognsen:

    Cor tidak membesar
    Aorta baik,Medias superior tidak melebar, Hilus tidak melebar.
    Tampak bercak infiltrate di sprahiler kanan, perihiler dan parakardial kedua paru.
    Corakan bronkhovaskuler bertambah
    kedua diafragma dan sinus costophrenikus baik
    Tulang – tulang dan jaringan lunak dinding dada tampak baik

    Kesan ; Gambaran Tb paru (konfirmasi lab)
    Cor saat ini tidak tampak kelainan

    Tolong di bacakan ya dok, apa kah anak saya ada gejala terkena TB
    Terima kasih dok atas pencerahannya.

  80. andikacp_blog says:

    Terima kasih pak Satrio atas pertanyaannya. Secara umum diagnosis TB pada anak memang agak sulit jika dibandingkan pada dewasa, bukan saja karena gejala yang TB pada anak tidak begitu spesifik tetapi juga pengambilan sampel untuk pemeriksaan TB sangat sulit. Jika pada dewasa, pemeriksaan dahak mudah kita dapatkan tetapi dengan anak. Untuk itu biasanya dapat dijuga induksi sputum atau pengambilan sampel dari lambung walaupun kedua hal tersebut jarang dipraktekan.
    Makanya pada anak untuk diagnosis, diagnosis TB dilakukan melalui tingkatan suspicous untuk TB melalui klinis dan riwayat kontak TB, pemeriksaan radiologi serta Mantoux test (tes sensitif kuman TB). Pada anak bapak Satrio seperti gambaran radiologi-nya sangat mencurigakan untuk diagnosis TB untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan Mantoux test untuk lebih meyakinkan diagnosis TB. Kalau dari hasil Mantoux tets juga memperlihatkan suspicious TB maka dapat kita mulai pengobatan TB.

  81. riki says:

    mf dok ganggu saya mau tanya saya sering batuk tp tiap malem terus gejala nya gatal pada bagian dada keluar keringan dingin di sertai terus pengeng ngluarin dahak dan sesak tp kalo dahak udah keluar batuk+sesak nya juga hilang.penyakit apa itu dok..?

  82. andikacp_blog says:

    Pak Riki..terima kasih atas pertanyaanya. Kalau gejala yang anda sampaikan diatas maka terus terang itu merupakan kebanyakan gejala umum penyakit paru baik itu asma, TB dsb. Untuk mengetahui secara pasti, alangkah baiknya anda memeriksakan diri ke dokter paru. Terima kasih

  83. rina say:

    mlm dok, saya mau tanya hasil rontgen saya.

    - cor, sinuses, dan diafragma normal
    - pulmo : hili normal. tampak perbercakan pada paru kiri. tak tampak perselubungan. corakan paru bertambah.
    - kesan : infiltrat kiri suspect ec KP (lab ?)

    terima kasih,

  84. andikacp_blog says:

    Selamat malam.
    Berdasarkan data rontgen yang anda sampaikan, sepertinya dicurigai menderita TB paru. Memang dalam diagnosis TB paru, pemeriksaan radiologi merupakan pilar penting tetapi perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berupa pemeriksaan dahak serta juga ditunjang oleh pemeriksaan darah. Jadi kesimpulan sementara berdasarkan hasil radiologi, anda dicurigai menderita Tuberkulosis paru.
    Wassalam,

  85. Moya says:

    Salam Kenal Dok,
    Saya ada sedikit pertanyaan yang mengganggu saya dan istri saya:
    Saya udah dlm proses pengajuan visa subclass 457 ke Australia, semua ditanggung perusahaan sponsor, termasuk relokasinya.
    Rencana saya berangkat bersama istri saya

    Pertanyaan saya adalah, istri saya dulu wkt umur 15 pernah kena TB, skrg udah sembuh total dan skrg umurnya 33th.

    Kalau kita tes X-ray apakah ada kemungkinan kelihatan kalau pernah kena TB?
    Dan apakah ada kemungkinan kita bisa mendapatkan visa?

    Thanks atas sarannya

    Moya

  86. andikacp_blog says:

    Salam kenal juga pak Moya. Jika sudah mendapatkan pengobatan TB dan sudah dinyatakan sembuh, saya rasa tidak ada masalah. Biasanya pasien tidak akan mempunyai bekas pada parunya jika sudah mendapatkan pengobatan secara baik tetapi pada kondisi tertentu dimana TB yang diderita berat maka tentunya akan terdapat bekas pada paru. Hal ini diperumakan pada kulit yang luka, jika luka tersebut dalam maka tentunya setelah lukanya sembuh akan mempunyai bekas. Hal ini ini juga dipengaruhi oleh reaksi penyembuhan dari jaringan pasien, dimana pada pasien tertentu dapat timbul reaksi berlebihan sehingga timbul keloid.
    Mudah-mudahan perjalanan lancar dan sukses ditempat baru.

  87. Moya says:

    Terimakasih banyak atas info nya dok sukses juga buat dokter dan keluarga

    Moya

  88. trimakasih dok.
    Tuberkulosis paru itu apa ,, dan berdampak apa saja terhadap tubuh (membahayakan/tidak) ?
    apa ada makanan khusus yg harus di konsumsi ?

    trimakasih

  89. Fahleny says:

    Dok, Juni 2008 saya sakit TBC, saya menjalani pengobatan selama 9 bulan, setelah itu dinyatakan sembuh oleh Dokter yang merawat saya di St. Carolus Jakarta. Tahun 2009 saya melakukan MCU untuk kepentingan masuk kerja, hasil rontgen tetap sama, bahwa tidak ada keluhan pada Paru-Paru saya. Namun saat ini, September 2011 saya diminta melakukan MCU oleh perusahaan baru saya untuk kepentingan Asuransi, namun ditolak oleh asuransi ybs karena hasil MCU sbb:

    - Aorta normal
    - Cor: CTR < 50%
    - Kedua hillus tak membesar
    - Paru: minimal infiltrat di suprahiller kanan, fibrosis di perihiller kanan
    - Sinuses tajam, diafragma kiri-kanan simetris, minimal tenting diafragma kanan

    Kesa: Minimal Infiltrat paru dengan minimal fibrosis di perihiller kanan disertai diafragma kanan tenting

    Mohon bantuan dokter untuk menerjemahkan hasil diagnosis tersebut, apakah saya perlu menjalani oengobatan paru kembali?

    Sebelumnya saya mengucapkan terim akasih Dok

  90. Karisma says:

    Salam kenal Dok.
    Saya punya pertanyaan tidak jauh beda dengan teman2 sebelumnya.
    Saya di diagnosis sakit TBC pada bulan April. Saya sudah mengikuti pengobatan program 6 bulan, namun di tengah pengobatan itu saya berhenti karena saya alergi.

    Kemudian saya memutuskan untuk melakukan rontgen atas inisiatif sendiri. Hasilnya sebagai berikut:

    Cor: Besar dan bentuk normal
    Sinus dan diaphragma: Kedua sinus phrenico-costalis tajam. Diafragma baik.
    Pulmo: Tampak fibrocalsifikasi di apex kanan, infiltrat (-)
    Skeletal: Tulang costae dan soft tissue baik
    Kesan: Bekas proses radang spesifik di apex paru kanan

    Selain itu saya juga pernah batuk setelah pengobatan berjalan satu bulan. Tidak pernah keringat malam. Dan berat badan malah naik 2 kg dan stabil.

    Pertanyaan saya, apakah saya masih menderita TBC? kalau masih apkah dalam lingkup yang parah?

    Atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Karisma
    Salam dari Surabaya, Indonesia.

  91. andikacp_blog says:

    Terima kasih atas pertanyaannya.
    Kalau berdasarkan hasil radiologi terdapat infeksi paru minimal (belum tentu TB paru) yang disertai tanda-tanda bekas penyembuhan dari penyakit tuberkulosis paru sebelumnya berupa gambaran fibrosis pada parunya.
    Untuk tidak lanjutnya ada baiknya diperbandingkan dengan hasil rontgen dada sebelumnya (2008, 2009) sehingga dengan begitu kita menilai perkembangan penyakit anda.
    Saat ini belum ada kepastian bahwa anda menderita tuberkulosis paru walaupun terlihat gambaran infiltrat minimal pada paru rontgen paru. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya kita perbandingkan hasil rontgennya, jika memang terlihat gambaran mengarah ke relapsnya penyakit TB maka perlu pemeriksaan lebih lanjut.
    Terima kasih..

  92. andikacp_blog says:

    Terus terang saya tidak yakin anda menderita alergi terhadap obat TB. Kalau boleh tahu yang menghentikan pengobatannya siapa? dokter atau anda sendiri? Karena terus terang menghentikan pengobatan TB membuat penyembuhan terhadap penyakit TB itu sendiri menjadi semakin sulit karena disamping faktor penularannya juga karena membuat kuman TB menjadi lebih tahan terhadap obat yang kita berikan.
    Untuk pengobatan anda selanjutnya..perlu anda jelaskan berapa lama anda minum obat karena penting dalam memprediksi penyembuhan anda.
    Memang dari hasil rontgen dada terbarunya memperlihatkan bahwa terjadi proses penyembuhan TB tetapi terbentuk jaringan parut pada paru karena proses penyembuhan tersebut. Ada baiknya rontgen yang sekarang diperbandingkan dengan rontgen dada anda sebelumnya sehinga bisa dilihat perkembangan penyakitnya. Tetapi jika anda hanya minum obat TB 1 bulan saya pastikan anda masih menderita TB.

  93. awippo says:

    Selamat sore dok,

    Saya bingung sama sesak nafas/nafas berat saya, saya pernah di rontgen thorax PA dan abdomentgl 4 agustus, karena saya merasa sesak nafas/nafas berat. Batuk jarang banget, cm kadang2 ditenggorokan seperti banyak reak, padahal kalo saya keluarin reaknya cuma sedikit. Hasilnya:

    Thorax:
    Jantung, Sinus dan diafragma normal.
    Cor Paru normal. Tak tampak lesi parenkim/sepesifik
    Mediastinum superior tak melebar
    Tulang-tulang dan jaringan lunak baik

    Kesan: Tak tampak kelainan Jantung / Paru

    BNO
    Kontur kedua ginjal normal
    Garis psoas simetris
    Tak tampak bayangan batu radiopak di sepanjang proyeksi traktus urinarius
    Distribusi udara usus baik
    Tulang-tulang lumbosakral dan pelvis intak

    Kesan: Tak tampak kelainan foto polos Abdomen

    Nafas berat kalau sedang diam/tidak melakukan kegiatan, saya masih bisa sepedaan, jogging, jalan2 pagi, tp gak berani untuk olahraga2 berat. Kalau tidur tidak sesak, tidak pernah kebangun karena sesak nafas.

    BAB normal, BAK normal, nafsu makan normal, tekanan darah 120/80, berat badan saya 83kg, tinggi 178cm

    Saya juga endoskopi lambung karena didiagnosis oleh dokter sppd, saya terkena GERD. hasilnya

    Esofagus: 1/3 distal mucosal breaks (+)
    Gaster: Hiperemis diffus, mild
    Pyloric canal: bulat, sentral.
    Duodenum: bulbus hipermis, mild
    Pars Trans, Desc: dbn
    P. vateri tak menonjol muara agak hiperemis
    -Oropharynx hiperemis
    -Dilakukan HP – test (-)

    Kesimpulan:
    1. Esofagitis distal
    2. Gastritis, diffus, mild
    3. Bulbitis, mild

    Jadinya penyebab nafas beratnya knp yah dok? Apakah mungkin nafas berat/sesak nafasnya akibat esofagitis distal?

    Terima kasih atas penjelasannya yah dok :)

    *maaf panjang dok pertanyaan saya hehehehhe

  94. yanto says:

    selamat siang Dokter andika

    mau tanya hasil rontgen berikut ini

    - COR – CTR= 59%, aorta elongasio dan kalsifikasi

    - Sinus Costogrenicus dan Diafragma baik

    - Pulmo: Corakan bronkhovascular ramai
    infilttrat di kedua lapangan paru tampak bertambah (dibandingkan hasil rontgen sebelumnya +/- seminggu yang lalu)

    - kesan: Kardiomegali dengan aorta elongasio dan kalsifiksi
    Awal Odem paru DD/Bronchopneumonia dupleks

    yang ingin saya tanyakan Dok, apakah maksud dari hasil rontgen tersebut. dan yang paling penting, apakah odem paru dan bronchopneumonia dupleks menular, terutama ke anak kecil 3 tahun yang diasuh nya?

    terima kasih banyak sebelumnya ya Dok…..

  95. andikacp_blog says:

    Pak Yanto..sepertinya..rontgen yang anda sampaikan merupakan rontgen penderita gagal jantung..
    Edema paru itu adalah kondisi “kebanjiran” paru karena berkurangnya kemampuan memompa jantung. Yang dimaksud kardiomegali adalah jantung yg besar dari normal berasal dari kata kardio=jantung dan mega=besar. Untuk penyakit ini tidak akan menular, tetapi pastinya memerlukan pengobatan yang teratur karena biasanya disertai oleh hipertensi (peningkatan tekanan darah).

  96. andikacp_blog says:

    Maaf pak baru bisa saya balas..terus terang ketika saya sekilas saya juga cukup bingung..tetapi ada beberapa poin yang saya jelaskan.
    Pada pasien yang mengeluh sesak nafas (saya tidak indikator sesak nafas berat yang anda derita) maka ada 5 organ yang kemnungkinan mengalami kelainan yaitu
    1. Paru dan saluran napas
    2. Jantung
    3. Saluran makanan (esofagus, lambung)
    4. Darah (Anemia)
    5. Otot dan tulang dada
    Pada penyakit paru, umumnya memang keluhannya adalah sesak nafas tetapi ada penyakit tertentu sesak nafasnya bersifat spesifik contohnya pada asma–> sesak nafas disertai bunyi (bengek) atau PPOK –> sesak nafas disertai bunyi bengek, tetapi biasanya pada penderita rokok dsb. Untuk itu mungkin anda bisa menjelaskan secara spesifik.
    Tetapi menurut saya kemungkinan sesak nafas anda tidak berhubungan dengan paru atau jantung. Alasannya karena sesak nafas anda tidak berhubungan dengan aktifitas, karena biasanya sesak nafas karena paru dan jantung berhubungan dengan aktifitas.
    Keadaan anemia juga dapat menyebabkan sesak nafas, ..saya tidak tahu kadar Hb anda..
    Sedangkan kelainan pada esofagus atau lambung juga dapat menyebabkan sesak nafas..dimana sesak nafasnya tidak berhubungan dengan aktifitas tetapi jarang menimbulkan keluhan sesak nafas berat (sekali lagi saya tidak tahu level sesak nafas anda..).
    Mengenai otot atau tulang dada sepertinya kita dapat menfidentifikasinya secara mudah melalui observasi dari anda bahkan dari pemeriksaan luar dari dokter..

    Tetapi sekali lagi..hal ini memang perlu tindak lanjut..sekian..

  97. Angga says:

    Siang dok..
    Saya baru saja melakukan pengecekan foto thorax untuk keperluan melamar pekerjaan,namun saya khawatir dengan hasilnya..
    Menurut dokter yang menganalisa,disimpulkan bahwa “tampak proses fibrokalsifikasi pada aspek kiri.tidak tampak infiltrat.cor,diafragma dan sinus baik.. KESAN : TB paru kiri,proses lama.Tidak aktif”
    Umur saya 23th dan saya bukan perokok,tp saya khawatir didiagnosa TB..
    Apakah dr hasil diagnosa tsb saya perlu perawatan lebih lanjut dok..?dan apakah kira2 ini bisa jadi hambatan saya dalam melakukan tes kesehatan..?trimakasih dok..

  98. nurhayati says:

    Siang dokter, 2 hari yg lalu sy di perbolehkn pulang sm dokter setelah sblmnya menjlni opname 4 hari, rs. Persahabatan.
    Kejadiannya bgini, sy batuk sdh lebih 3 mnggu, tgl 13/11/2011 saya batuk lamaaaa banget gak berhenti2, tau2 begitu batuk keluar darah segar cukup banyak 5sdm. Itu baru pertama kalinya saya batuk darah. Lngsng sy berobat ke rs. Setelah di infus slm 10jam dan hasil rongens sy harus dirawat. Hasil rongen
    L=9600, N/L/M/E/B =60,3/25,4/7,2/0,8/0,3 HB/HT =11,3/33 Tr =294.000 GOS=87 ,Nc/k/X=139/3,9/112 Alb =4,7 BhT=0,4 SGOT/PT=17,6 Ur/cs=18/0,6 sputum BTA (3hr negatif) kultur 15/1/2012 no.kultur 11058/6530, telah dihasilkn test Mentoux 15/11/2011 hasil=5mm
    Obat pulang OAT FDS kat I 1×3 tab stars 18/11/2011 asam tranexsamat 500g 3×1
    Vit k 3×1
    Vit c 3×1
    S.F 1×1
    Vit b complk 1×1
    Pertanyaan saya, apakh saya menular,walau dokter bilang negatif tdk menular dan sy punya anak2 yg msh kecil 4th,10th,14th, sampai rmh kepala sy msh pusing, kadang sesak, sulit tidur, keringat cukup banyak, badan lemes, kadang msh batuk2 juga walau tdk berdarah. Knp sy tidak dikasih obat batuk.
    Makanan apa yg baik u saya, agar sy bs lebih vit dan segar, sy blm bs melakukn pekrjaan rmh tangga sbb mudah lelah, apakh sy boleh makan kacang atau gorengan.
    Perlu dokter ketahui, kami tidur ber5 dlm 1 kamar, kamar sy tdk sehat, penuh barang,penuh sesak bahkan banyak debu, bisakah sakit ini kambuh lagi. Mksh dokter.mohon penjelasannya. (Maaf ada beberapa laporan dari rs. G saya tulis kurang jelas,krn tulisan drsana juga tidak jelas/burem)

  99. Niken Syiera Karina says:

    Halooo dok, mohon info saya batuk dgn sedikit dahak sejak 1 bulan yg lalu..tetapi batuknya bukan batuk yg terus menerus.. Hanya sekali-sekali (+/- 2 menit dlm 1hri). Saya tdk periksa ke dokter, hanya minum obat batuk hitam herbal. Namun batuknya tdk hilang juga.. Sekitar 3 minggu yg lalu saya mulai merasakan kleyengan (seperti sedang di dlm lift) jika saya duduk.. Bebrapa hri kemudian kleyengan smkn menjadi, ternyata leher belakang kanan atas saya benhkak, jika diraba bengkaknya terasa seperti otot yg membengkak. Atas saran dokter saya cek lab darah lengkap, kolesterol dan rontgen dada.. Hasilnya sbb: – leukosit 3500. Jenis leukosit yg tdk bagus : -eosinofil : 1. -batang : 0. Untuk kolesterol alhamdulillah bagus hasilnya. Untuk hasil rontgen tertulis : Jaringan pulmonal bilatetal menunjukan corakan bronchovasculer yg bertambah di daerah perihiler dan paracardial bilateral. Tak tampak infiltrat atau tanda2 spesifik aktif pada kedua paru. Cor tdk menunjukan kelainan dgn arcus aortae yg normal. Diafragma dan sinus bilateral tak menunjukan kelainan. Pada struktur tlg dinding thorax tak tampak kelainan. Maksud dari hasil rontgen dada ini says sakit apa ya dok? Dokter yg saya konsultasikan hanya mengatakan saya batuk alergi.. Apakah ada kaitannya dgn pembengkakan pd leher belakang kanan saya? Sekarang saya sudah tdk kleyengan tetapi bengkak yg tampak spt otot menbengkak tsb tdk menghilang.. Hanya mengempes.. Tonjolan ini terutama terlihat jika saya mengangkat tangan kanan saya ke atas.. Terimakasih banyak sebelumnya atas perhatian dan informasi dokter. Wss, niken

  100. andikacp_blog says:

    Terima kasih bu Niken atas pertanyaan..Secara singkat..menurut saya berdasarkan hasil rontgen..kondisi paru tidak ada sesuatu yang mengkhwatirkan. Pada bidang saya “bengkak” pada leher belakang ada kemungkinan adanya limfadenitis TB. Bengkak pada leher belakang harus diperiksa secara detil lagi..bengkaknya bagaimana?,jumlah?mobilitasnya?dll yg kemudian dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan biopsi. Walaupun tidak selalu maka limfadenitis TB juga disertai TB paru maka menurut prediksi bengkak pada leher tersebut bukan merupakan limfadenitis TB. Walaupun begitu ada baiknya ada memeriksakan diri ke dokter.
    Batuk itu sebenarnya merupakan usaha protektif untuk melindungi saluran napas dari “benda asing”. Pemicunya bisa karena alergi, infeksi dan peradangan dll. Tersering biasanya disebabkan oleh peradangan.

  101. andikacp_blog says:

    Terima kasih atas pertanyaannya buk..Terus terang berdasarkan obat yang diberikan dokter anda, anda sudah terdiagnosis TB paru. Diagnosis TB paru dengan hasil sputum BTA negatif dapat ditegakan jika dari hasil wawancara/anamnesis pasien menunjukan gejala-gejala spesifik TB paru, begitu juga jika dari hasil rontgen dada memperlihatkan gambaran khas untuk TB paru.
    Memang pemeriksaan sputum BTA ini memiliki kekurangan yaitu hanya bisa memberikan hasil positif jika terdapat 5000 kuman TB pada sedian, sehingga kadang-kadang untuk kondisi ini dokter memerlukan konfirmasi diagnosis dengan hasil kultur kuman TB yang memerlukan waktu 6-8 minggu.
    Secara umum mengenai penularan, memang pasien TB paru dengan BTA negatif mempunyai tingkat penularan yang lebih rendah dibanding penderita TB paru dengan hasil BTA positif. Walaupun begitu pencegahan penularan harus dilakukan dengan menutup mulut ketika batuk, diusahakn piring dan gelas tidak dipakai bersama. Pastinya memang cara hidup sehat dan lingkungan yang sehat sangat diperlukan untuk mencegah penularan serta mempercepat penyembuhan.
    Mengenai kacang2an atau goreng2an diusahakan jangan memakan jenis makanan itu dulu. Tetapi secara umum tidak ada pantangan makanan yang spesifik, yang penting sehat dan kaya protein serta kalori.
    Pastinya anda harus meneruskan pengobatan TBnya sampai tuntas, memang pada minggu2 pertama, anda masih merasakan pusing dan kelelahan yang diakibatkan karena penyakit serta juga pengaruh obat TB. Sekian, semoga cepat sembuh..

  102. andikacp_blog says:

    Dari hasil rontgen sepertinya Angga dulu pernah terinfeksi TB paru. TB paru ini bisa menimbulkan gejala atau bahkan tidak ada sama sekali. Tetapi kita tahu bahwa pada paru Angga dulu pernah mengalami proses peradangan yang berakibat terbentuknya “bekas luka” (fibrokalsifikasi).
    Bagi dokter yang paham maka hasil rontgen tersebut bukan sesuatu hal yang perlu ditakutkan dan menjadi hambatan, tetapi seringkali pihak awam pengambil keputusan menganggap ini sebagai penyakit..sehingga hal ini perlu dibicarakan antara dokter dan pihak HRD.

  103. acbar says:

    dok saya mau tnya,,.
    td saya rontgen thorax,, dengan hasil

    Sinus, Diafragma Baik
    Paru : Tak Tampak Kelainan
    Cor, Aorta Normal

    Kesan : Cor, Pulmo Normal

    apa dari mksd itu y dok.. trima kasih ats pnjlsnnya..

  104. maria says:

    dok suatu hari saya melakukan foto thorax n hasilnya
    -COR : CTR <50%
    -pulmo : enfisematus lung

    Kesan : PPOK
    ini artinya gimana ya dok, apa saya positif menderita PPOK lalu gimana cara penyembuhannya.. makasih

  105. ignatius.d.f says:

    halo dok apa kabar,semoga tetap sehat selalu

    saya mau nanya dok seteah saya MCU untuk menjadi calon pegawai swasta hasil Rontgen saya diberi kesan proses lama paru kiri suspek aktif, jujur saya sangat kaget dok ketika Pihak HRD memberitakan Hal itu, tetapi Pihak HRD masih memberi kesempatan untuk memeriksakan ke dr.spesialist Paru2, dan minta pendapatnya, jujur dok padahal saya tidak mengalami gejala2 TB yang pernah saya baca, dan keadaan saya sewaktu MCU tgl 6/1/2012 s/d saat ini dalam keadaan sehat,,tidak ada penurunan berat badan bahkan berat bertambah, oh iya dok saya juga tidak punya latar belakan TB ataupun Asma ..gimana menurut dokter?
    thx..

  106. eka fitria says:

    Malam dok sy mau tanya arti dr pemeriksaan sy dr X-Ray poto
    Thorax PA

    Cor,sinuses & diaphragma. = normal

    Pulmo = hilus kanan agak tertarik ke atas, tampak sedikit bercak lunak disertai garis garis tajam dikanan atas dan apek kanan

    Kesan = TB paru lesi minimal

    Mohon diartikan dok, karna sy lg test pegawai, trimakasih dok

  107. Dezta alesandro says:

    Gini dok,aku udah batuk slm 3 minggu tp gak sembuh2.trs aku rontgen dan hasilnya:
    sinus2 dan diapragma normal
    pulmo:curiga terdapat infiltrat di lapangan atas paru kanan
    paru kiri normal
    bentuk dan ukuran cor normal,:CTR/ 50%
    \
    kesan:curiga terdapat infiltrat di lapangan atas paru kanan
    apa itu artinya dok
    makasih

  108. andikacp_blog says:

    Kabar baik pak Ignatius..terima kasih..
    Perlu diketahui penularan TB dan infeksi TB kadang-kadang tidak ketahui oleh individu yang diserang sehingga tidak selalu orang yang terinfeksi kuman TB akan mengalami kondisi “sakit” berupa keluhan-keluhan atau gejala2. Disamping itu gambaran bercak putih/infiltrat pada rontgen dada tidaklah selalu TB paru, jadi pak Ignatius jangan terlulu khwatir dulu. Tetapi perlu segera ditindak lanjuti untuk memastikan apakah anda menderita TB paru atau tidak.
    Demikian semoga sedikit memberikan pencerahan.

  109. andikacp_blog says:

    Bu Maria..PPOK sendiri merupakan singkatan dari Penyakit Paru Obstruksi Kronik. Sebenarnya PPOK dapat didiagnosis berdasarkan gejala klinis dan tidak dapat divonis melalui gambaran rontgen saja. Pada penderita PPOK yang lanjut memang akan terlihat gambaran paru yang emfisematous pada rontgen dada. Hal ini diakibatkan oleh banyaknya udara yang terperangkap didalam paru dan sulit untuk dikeluarkan. Untuk memastikan apakah ibu Maria menderita PPOK alangkah baiknya untuk berdiskusi dengan dokter paru yang akan memeriksa ibu Maria serta juga mohon dijelaskan apakah ibu menderita keluhan-keluahan yang banyak diderita PPOK.

  110. andikacp_blog says:

    Achbar…Hasil rontgen yang anda sampaikan tersebut menjelaskan secara gambaran rontgen terlihat paru dan jantung anda normal/tidak ada kelainan

  111. andikacp_blog says:

    Mas Dezta..sepertinya anda kemungkinan menderita TB paru. Untuk diagnosis lebih lanjut anda perlu berobat ke dokter paru, yang nanti akan memeriksakan dahak anda. Mudah2an semakin cepat diketahui maka pengobatannya semakin bagus pula..

  112. andikacp_blog says:

    Pak eka Fitria..memang pada rontgen dada, TB paru mempunyai gambaran khas berupa bercak-bercak putih/infiltrat didaerah apek kanan. Tetapi tidak selalu infiltrat didaerah tersebut dapat didiagnosis sebagai TB paru. Ada baik anda berkonsultasi dengan dokter paru secara langsung sehingga diagnosisnya serta pengobatannya nanti dapat tuntas. Sekian.

  113. Dezta alesandro says:

    Malam dok
    aku udah foto top lordotik dan hasilnya paru2 kanan kiriku normal tp kok tenggorokanku gatel dan kadang2 batuk,kira kira aku sakit apa ya dok…?
    batuk hampir sebulan tp jarang2 dok…
    trimakasih

  114. ingga says:

    siang dok,ingin konsultasi.
    sy didiagnosa terkena tb limfadenitis.saat ini saya sudah 1 bln terapi OAT (minum obat Rimstar 4FDC,dosis sehari 1x 3tablet).
    1. untuk pemantauan baiknya pemeriksaan apa yg sy lakukan selain darah rutin (Hb,leuko,dll)?
    2. mantoux perlu dilakukan tiap pemantauan atau tidak?
    3. apkh SGOT SGPT jg perlu dipantau?mengingat salah satu efek samping OAT bisa ke hati. selama 1 bln ini jg sy kadang merasa mual,bagian perut atas jika ditekan terasa agak pedih dan sedikit mual. apkh perlu jg ditambah dgn minum obat/suplemen yg menjaga fungsi liver/hati?
    4. berbahayakah bila sedang terapi dgn OAT kita hamil?

    terimaksih bnyk atas ilmunya yg bermanfaat dok.

  115. rei, jakarta says:

    Siang dok. Nama saya Rei.
    Saya ingin menanyakan pendapat dokter ttg hasil toraks foto saya.
    Sinus-diafragma baik
    Pulmo: corakan bronkhovaskuler ramai
    Curiga infiltrat lapangan atas paru kanan.
    Cor: besar normal, ctr<50%
    Aortae normal
    Kesan: curiga infiltrat lapangan atas paru kanan.
    Anjuran: top lordotik

    Saya seorang perokok Dan mengidap gejala asmatis swaktu kecil.
    Terima kasih atas penjelasan dokter.

  116. Nasir al tanura says:

    Halo dok,
    aku bingung dg penyakit ku ini dok,udah hampir sebulan batuk kok gak sembuh2,emang sich batuknya jarang2 trs aku coba foto lordofip hasil nya paru2ku ktnya bagus
    aku udah berobat tp kok gak sembuh2,kira2 aku penyakit apa ya dok..??
    obat apa yg hrs aku minum

    makasih dok sblmnya…

  117. Ovi Nur Utami says:

    slamat sore dokter.. nama saya ovi, mahasiswi berusia 20 tahun. saya mau sedikit konsultasi.
    kemaren saya baru aja di USG hasilnya ada banyak cairan di paru-paru saya. lalu cairan itu uda langsung disedot, warnanya kuning keruh, kemarin juga dan sudah dikasih ke lab. tapi baru bisa konsul ke dokter spesialis paru hari senin depan untuk dianalisis hasil lab dan foto rontgen nya, jadi saya mau tau analisis dari dokter dulu. saya juga dirontgen toraks. hasilnya seperti ini :
    1. sinus kanan tumpul, kiri normal
    2. tampak penebalan pleura kanan
    3. corakan fibrovaskular suprahiler kanan kasar dan bertambah
    4. apex kanan tampak suram
    kesan : Pleural effusion minimal disertai KP lama kanan

    yang saya tau ini efusi pleura, tapi efusi pleura kn baru gejala penyakit, jd menurut dokter, saya kena penyakit apa? mohon penjelasannya dok. trimakasih :)

  118. andikacp_blog says:

    Mbak Ovi yang baik..terima kasih atas pertanyaannya.
    Memang benar efusi pleura atau terdapatnya cairan dalam rongga pleura hanyalah sebuah simptom atau gejala dari banyak penyebab. Bisa disebabkan oleh infeksi seperti TB paru, Pneumonia dll, bisa juga karena penyakit keganasan seperti kanker paru, tumor pleura (mesotelioma), bisa karena metastasis dari keganasan lain spt kanker payudara dll. Tetapi dari data yang anda berikan sepertinya menderita TB paru. Untuk tindak lanjutnya anda sudah benar..yaitu pemeriksaan cairan pleura untuk memeriksa penyebabnya dan berkonsultasi dengan dokter paru. Disamping rontgen paru, langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan dahak (sputum).
    Demikian semoga bermanfaat.

  119. andikacp_blog says:

    Terima kasih pertanyaannya mas Nasir..
    Batuk..hanyalah suatu gejala. Dan tidak selalu penyebab batuknya dapat diketahui melalui rontgen. Sebagai contoh adalah asma, asma juga dapat HANYA memberikan gejala batuk dan tidak menunjukan kelainan pada rontgen dada. Coba tulisan saya tentang ini http://klinikdokterparu.com/2011/09/04/hanya-batukmungkinkah-asma/
    Banyak penyebab lainnya yang dapat kita duga berupa alergi pada hidung (rhinitis alergi), inflamasi pada faring, laring atau saluran napas atas. Disamping itu bisa disebabkan oleh stres, merokok dan sebagainya.
    Ada baiknya anda menjelaskan lebih terperinci mengenai batuk tersebut, kapan, saat apa, frekuensinya, berdahak atau tidak..karena batuk itu merupakan gejala dari banyak penyakit.
    Demikian..semoga sedikit memberikan pencerahan.

  120. Ovi Nur Utami says:

    trima kasih dokter atas jawabannya. saya mau tanya lagi, TB Paru itu sama tidak dengan TBC? TB Paru penyakit menular bukan? bisa disembuhkan kan?
    oiya batuk saya tidak berdahak dokter, di kertas hasil lab ditemukan kuman batang gram negatif. itu maksudnya apa ya dok?
    haduh saya gak sabar nunggu hari senin biar segera konsul ke dokter spesialis paru.
    mohon penjelasannya lagi ya dok, trimakasih banyak :)

  121. Tri puspa says:

    Dear Dokter andika,
    Saya Tri usia 33 thn. 1 Minggu lalu perusahaan saya mengadakan MCU dan hasil dari foto Rontgennya adalah :
    Kedua sinus dan diafragma normal, cor dalam batas normal, fibroinfiltrat di paru kiri atas, tidak tampak kelainan dan fraktur pada tulang coste.
    Kesan :KP lama, aktif?

    LED saya 15.
    Sebelumnya tahun 2008 ada benjolan di leher kiri dan setelah di biopsi hasilnya adalah : TB Kelenjar, saya meminum obat spt layaknya TB Paru selama 8 bln dan dinyatakan sembuh. Apakah saya menderita TB paru?dan bila iya apakah pada saat pengobatan jika hamil akan berdampak pada janin.

    Terima kasih atas penjelasannya, jujur saya takut sekali untuk masalah ini

  122. andikacp_blog says:

    Mbak Tri Puspa, terima kasih atas konsultasinya.
    Walaupun belum dapat dipastikan, sepertinya ada kemungkinan anda BUKAN menderita TB aktif. Kemungkinan saat anda menderita TB kelenjar juga dibarengi dengan TB paru (mohon dibandingkan antara rontgen saat menderita TB kelenjar dgn saat skrg). Kalo saat menderita TB kelenjar pada rontgen paru anda sudah terdapat infiltrat maka hasil fibroinfiltrat sekarang ini berkemunkinan hanya sebagai sisa dari pengobatan TB sebelumnya. Walaupun begitu saya sarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter paru dengan membawa segala data saat menderita TB kelenjar sehingga si dokter dapat membandingkan serta melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
    Demikian disampaikan, semoga bermanfaat

  123. andikacp_blog says:

    Pak Rei…selalu saya bilang dengan pasien bahwa kalo paru nya sudah rentan maka jangan diperberat lagi dengan merokok. Jadi, sama dengan anda kalo sudah punya riwayat asma maka jangan pula tambah dirusak parunya dengan rokok. Sehingga jadinya bisa penyakit yang datang macam-macam deh..Kalo bisa berhenti merokok ya..piss..
    Mengenai hasil rontgen anda, sepertinya anda diduga menderita infeksi pada parunya, kemungkinannya disebabkan oleh TB paru. Untuk lebih jelas gambaran rontgennya maka dianjurkan untuk rontgen paru tetapi dengan posisi top lordotik, yang akan lebih terfokus pada area atas paru anda.
    Sekian

  124. andreas shepapa says:

    Siang Dok…
    Hasil ppemeriksaan saya adalah TB paru lesi luas akti dengan bronkiektasis. COR dalam batas normal…apa maksud dr hasil pemeriksaan saya ya Dok? Penyalkit saya menular ga ya?

  125. andikacp_blog says:

    Bu Ingga maaf baru bisa jawab sekarang.
    Jawaban dari pertanyaan anda
    1.Kalo yg dimaksud pemantuan thd Limfadenitis TB anda maka pemantuannya melalui pemeriksaan fisik untuk melihat perubahan thp pembesaran limfenya. Tetapi karena seringkali Limfadenitis juga dibarengi dengan TB paru maka ada baiknya dilakukan pemeriksaan Rontgen dada.
    2.Pemeriksaan Mantoux tidak perlu dilakukan sebagai pemeriksaan rutin.
    3.iya memang perlu dilakukan pemeriksaan fungsi hati spt SGOT/SGPT terutama 1 bulan pertama makan obat TB, apalagi bila ada keluhan yg berhubungan dgn gangguan fungsi hati.
    Demikian disampaikan. Semoga bermanfaat

  126. Tri puspa says:

    Dear Dokter Andika,
    Sebelumnya terima kasih banyak atas jawabannya. Sebelum membaca jawaban dokter, sore tgl 8 Feb 2012 saya konsul ke dokter paru (tanpa membawa hasil rontgen terakhir ketika sembuh dari TB kelenjar) dan dinyatakan sesuai dengan jawaban dokter bahwa saya BUKAN menderita TB aktif. Dokter tidak memberikan obat apapun kalo memang ada keluhan baru kembali periksa.

    Kemudian kemarin saya mengikuti saran dokter untuk melihat hasil rontgen terakhir ketika sembuh dari TB kelenjar. Perlu Dokter ketahui saya dinyatakan sembuh bulan Feb 2009 dan pada bulan maret 2009 saya melakukan rontgen untuk memastikan kesembuhan dan hasilnya adalah :
    Tampak fibrosis pada ke-2 apikal paru. Jantung dan aorta normal. Sinus,diafragma, tulang dan jaringan lunak normal.
    Sedangkan pada hasil MCU kmrn terdapat fibroinfiltrat pd paru kiri.

    Sudah lama dan saat sekarang Saya tidak batuk, malam hari tdk berkeringat, berat badan stabil kadang cenderung naik, dan nafsu makan baik.
    Dengan membandingkan ke-2 data ini apakah Saya masih tetap dikatagorikan BUKAN penderita TB aktif.

    Mohon Penjelasaannya dokter, ats perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih

  127. mary says:

    Hallo Dok,
    Saya mau menanyakan tentang hasil poto thorax :
    Jantung : tidak membesar (CTR<50%)
    Aorta : normal
    Mediastinum superior tidak melebar
    Trakhea di garis tengah
    Kedua hilus tidak menebal
    Tampak infiltrat di kedua paru dengan gambaran cincin-cincin ektasis terutama di paru kiri
    Sudut kostofrenikus lancip. Diafragma licin
    Tulang-tulang dan jaringan lunak dinding dada kesan dalam batas normal

    kesimpulan : TB paru lesi luas aktif dengan bronkiektasis
    Cor dalam batas normal
    Dok, tolong saya dijelaskan satu persatu hasil diatas beserta kesimpulannya. Apakah kondisi diatas udah parah? Pengobatan apa yg harus segera dilakukan? Apakah harus rawat inap?
    Terima kasih dokter atas bantuannya

  128. andikacp_blog says:

    Ibu Mary..
    Berdasarkan hasil rontgen dada anda sepertinya kondisi penyakitnya cukup parah. Pada hasil rontgen dada dinyatakan bahwa terdapata gambaran lesi-lesi aktif dari penyakit infeksi kemungkinan besar disebabkan oleh TB. Untuk itu perlu segera dikonsultasikan dengan dokter paru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
    Untuk kondisi dimana tidak ada tanda-tanda kegawatan seperti sesak nafas, batuk darah, demam tinggi sepertinya anda tidak perlu dirawat. Tapi yang pasti segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.
    Demikian disampaikan, semoga cepat sembuh.

  129. Tri puspa says:

    Dokter Andika yang baik mohon jawaban atas pertanyaan saya ini, karena saya takut sekali kalau saya benar2 menderita TB

    Terima kasih ganyak sebelumnya dok…

    Dear Dokter Andika,
    Sebelumnya terima kasih banyak atas jawabannya. Sebelum membaca jawaban dokter, sore tgl 8 Feb 2012 saya konsul ke dokter paru (tanpa membawa hasil rontgen terakhir ketika sembuh dari TB kelenjar) dan dinyatakan sesuai dengan jawaban dokter bahwa saya BUKAN menderita TB aktif. Dokter tidak memberikan obat apapun kalo memang ada keluhan baru kembali periksa.

    Kemudian kemarin saya mengikuti saran dokter untuk melihat hasil rontgen terakhir ketika sembuh dari TB kelenjar. Perlu Dokter ketahui saya dinyatakan sembuh bulan Feb 2009 dan pada bulan maret 2009 saya melakukan rontgen untuk memastikan kesembuhan dan hasilnya adalah :
    Tampak fibrosis pada ke-2 apikal paru. Jantung dan aorta normal. Sinus,diafragma, tulang dan jaringan lunak normal.
    Sedangkan pada hasil MCU kmrn terdapat fibroinfiltrat pd paru kiri.

    Sudah lama dan saat sekarang Saya tidak batuk, malam hari tdk berkeringat, berat badan stabil kadang cenderung naik, dan nafsu makan baik.
    Dengan membandingkan ke-2 data ini apakah Saya masih tetap dikatagorikan BUKAN penderita TB aktif.

    Mohon Penjelasaannya dokter, ats perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih

  130. andikacp_blog says:

    Maaf mbak Tri baru bisa jawab sekarang. Terus terang saya kesulitan memberikan kepastian ttg penyakitnya. Perubahan kondisi fibrosis dengan fibroinfiltrat merupakan perubahan yg “abu-abu” apalagi kalau jawaban hasil ronsen tersebut dilakukan oleh 2 ahli radiologi yang berbeda.
    Kalau saya mempercayai jawaban hasil ronsen tsb maka berarti ada proses spesifik (bertambah jelek) pada paru anda. Tetapi penyakit TB paru didiagnosis bukan hanya semata dari hasil ronsen saja. Tetapi juga didasarkan atas gejala, klinis dan pemeriksaan penunjang lainnya. Apalagi kasus anda tidak memberikan hasil yg “khas”. Untuk itu tetap saya anjurkan membawa kedua hasil ronsen untuk berkonsultasi dengan dokter parunya.
    Demikian.

  131. andikacp_blog says:

    Pak Andreas,
    Kalau berdasarkan hasil ronsen anda sptnya parunya terinfeksi Kuman TB dan sudah menyebabkan kerusakan yg ckup parah spt terlihat terbentuknya lobang-lobang pada paru karena infeksi(bronkiektasis). TB merupakan penyakit menular walaupun harus juga dilakukan pemeriksaan dahak untuk memastikan adanya kuman TB atau tidak. Segeralah berobat!

  132. Tri puspa says:

    Terima kasih banyak dok atas penjelasan dan sarannya, saya akan berkonsultasi kembali dengan dokter parunya..

  133. parnahelena says:

    dok… saya arna berusia 24 thn, beginin dok…. hasil foto Roentgen saya berdasarkan konsultasi dengan dr.radiologi mngatakan bhwa cor normal, diafragma normal, sinus kostophrenicus kanan-kiri normal, tetapi pada Pulmo dikatakan bahwa tampak garis fibrosis pada lapangan paru kanan, yg mngatakn mungkin prnah mgalami proses spesifik lama. Arti dari garis fibrosis itu apa ya dok dan proses spesifik lama itu apa dok. apa berpengaruh ya dok garis fibrosis itu untuk Medical check up nanti dalam pencarian kerja. soalnya gak ada keluhan selama ini dok. dan kalau boleh tau dok garis fibrosis itu muncul dari penderita TB aja? dan kemunculan garis fibrosis itu berbahaya dok?

  134. parnahelena says:

    Sebelumnya Trimakasih ya dok…

  135. andikacp_blog says:

    Mbak Helena..
    Gambaran fibrosis tersebut tidak berbahaya. Ini diibaratkan luka yang sudah menyembuh dan meninggalkan jaringan parutnya dalam hal ini yaitu paru. Umumnya penyebabnya adalah infeksi Mikobakterium TB walaupun bisa juga disebabkan oleh proses peradangan lain.
    Jadi menurut saya kondisi anda tidak ada masalah.

  136. Asty says:

    Dok, saya ingin berkonsultasi. Nama saya Asty, dari hasil pemeriksaan rontgen Torax menyebutkan bahwa : Kedua sinus, cor, paru dan tulang kesan normal. Sedangkan hilus agak kasar dapat oleh karena alergik bronchitis. Yang ingin saya tanyakan apakah yang dimaksud dengan hasil rontgen tersebut. Saya juga sudah cukup lama mengalami batuk kering yang ringan, pernah suatu ketika berada di dalam mobil ber AC saya mengalami sedikit sesak napas, serta napas saya juga tidak mengalami bunyi. Mengingat saya akan mengikuti tes perekrutan pegawai, apakah yang saya alami tadi cukup mengganggu ketika saya nanti akan mengikuti tes kesehatan. Lalu bagaimana dengan proses penyembuhan yg harus saya lakukan, serta obat yang seharusnya saya konsumsi. Atas bantuannya saya ucapkan Terima Kasih.

  137. Angga says:

    dok,sebenarnya ada manfaat yang signifikan tidak ya ketika saya rutin jogging untuk mengatasi masalah saya pada paru-paru..
    seperti yg pernah saya ceritakan sebelumnya kalau saya pernah melakukan foto thorax dan hasilnya
    “tampak proses fibrokalsifikasi pada aspek kiri.tidak tampak infiltrat.cor,diafragma dan sinus baik.. KESAN : TB paru kiri,proses lama.Tidak aktif”..
    saya sudah 2x gagal dalam tes kesehatan dan tidak ada informasi jelas penyebab saya gagal tersebut,hanya saja saya menduga karena masalah di paru-paru saya tersebut,sehingga saya mencoba menghilangkan masalah ini dgn rutin jogging..dan apakah fibrokalsifikasi ini bisa hilang/tersamarkan ya dok..?terimakasih..

  138. Nova says:

    Halo dok, met jumpa. Nama saya Nova, umur 40 tahun, berat badan 47 kg tinggi 155. Barusan saya rontgen torax untuk kepentingan pekerjaan dan hasilnya:
    Cor : Besar dan bentuk normal
    Sinuses dan diafragma normal
    Pulmo : Hili kasar dengan corakan paru bertambah
    Tampak bercak infiltrat di atas kanan
    Kesan : Spesifik proses aktif

    Apa maksudnya dok?

    Biasanya kalau saya Rontgen hasilnya KP Lama, tapi koq ini ada “spesifik proses aktif.”

    Memang 20 tahun yang lalu saya pernah menderita KP dan diobati tuntas 1 paket 6 bulan plus 3 bulan dan dinyatakan sembuh saat itu.
    Keadaan saya saat ini rasanya sehat, tidak batuk, tidak panas, tidak sesak dan tidak turun berat badan, serta tidak berkurang selera makan. Aktifitas seperti biasa.

    Apakah TB saya kambuh lagi dok? Apa yang harus saya lakukan?

    Terima kasih dok untuk tanggapannya.

  139. andikacp_blog says:

    Mbak Asty.maaf baru bisa jawab konsultasinya..
    Iya memang gambaran ronsen berupa fibrosis di hilus biasanya disebabkan oleh adanya proses inflamasi pada daerah tsb yg penyebabnya bermacam-macam bisa karena bronkitis, alergi bahkan ISPA pun kadang-kadang bisa menimbulkan hipervaskularisasi paru yg pada ronsen memberikan gambaran “seperti” fibrosis.
    Kalo penyebab yg dimaksud adalah asma maka tidak selalu timbul sesak napas berbunyi walaupun gejala umumnya seperti itu. Bisa jadi berupa rasa berat saat bernapas atau hanya batuk. Lebih baik hal ini dikonsultasikan ke dokter paru ditempat anda berada. Dan untuk tes kesehatan..saya pikir tidak begitu masalah.

  140. suwarno says:

    Dear Dokter Andika,
    Minggu lalu saya baru saja melakukan Medical check up. dan terdapat temuan radiologi yaitu Infiltrat lapangan atas paru kanan. Cor dalam batas normal. Dari hasil ini apakah maksudnya dok?
    Mohon Penjelasaannya dokter, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.

  141. mike berger says:

    selamat malam dok, mau tanya hasil foto thorax anak saya seperti ini : cor dan aorta dalam batas normal, mediastinum superior tidak melebar, hilus tidak melebar, pulmo tampak infiltrat paracardial bilateral,suprahiler kiri, pleura tidak menebal,sinus lancip, diafragma jelas, tulang dan jaringan lunak dada baik..KESAN : Cor baik, pulmo bronchopneumonia. Artinya apa, dok? Terima kasih

  142. Bapaknya Maie says:

    Assalamu’alaykum, met malam, dok …
    Hasil pemeriksaan radiologi dari med cekap di kantor saya
    kutip
    Cor dalam batas normal.
    Pulmo : tampak corakan kasar suram suprahiler kanan
    corakan paru kiri normal
    Sinus dan diafragma norma.

    kesan : gambaran bekas tb paru kanan
    akhir kutipan
    dari diskusi di atas, kata dokter 60% peningkatan corakan paru bukan merupakan sesuatu yang perlu dikhwatirkan, tapi kesannya ini yang bikin down. Apa definisi dari “bekas tb paru”? Saya belum pernah berobat tb, dan tidak pernah (kayaknya lho) mengalami gejala tb. tapi kalau dahak warna hijau, atau coklat, sih iya kadang-kadang gitu.
    kenapa corakan dari hasil foto ro saya divonis sbg bekas tb paru?
    Apakah saya harus khawatir? saya punya anak batita umur 2 tahun.
    Terimakasih jawabannya, Dok. Semoga cita2 dokter untuk bermanfaat buat banyak orang tercapai dan dokter dapat berkah yang bertambah.
    Salam,
    Muwardi

  143. fira tashya says:

    asalamualaikum dok..
    dok saya ingin bertanya, saya punya kaka laki-laki setelah dia periksa rontgen ternyata hasilnya (Thorak PA Digital cor, sinuses dan diafragma= normal pulmo=hilli normal, corakan paru bertambah..tambah infiltrat di apex dan lapang atas kanan..kesan=Tb paru aktif)
    berarti ini uda TB+ ya dok???

  144. andikacp_blog says:

    Pak Suwarno..dari hasil rontgen anda..sepertinya memperlihatkan adanya proses infeksi di paru kanan anda. Dan walaupun penyebabnya tidaklah selalu Tuberkulosis paru, tetapi umumnya di Indonesia disebabkan oleh TB paru ini. Untuk itu perlu pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter paru.

  145. andikacp_blog says:

    Pak Muwardi,
    Terus terang ini memang pertanyaan yang cukup sering ditanyakan. Prinsipnya tidak SELALU orang yang terinfeksi oleh kuman tuberkulosis akan memperlihatkan gejala seperti batu berdahak, penurunan. Walaupun pada parunya sudah terinfeksi oleh kuman TB. Seseorang yang terinfeksi kuman ini dan menimbulkan keluhan-keluhan spesifik TB paru maka saat itulah dikatakan orang itu terkena Sakit TB. Dan satu hal lain juga TB paru ini juga dipengaruhi oleh daya tahan tubuh kita.
    Tetapi juga tidak bisa juga memvonis seseorang hanya berdasarkan pemeriksaan rontgen walaupun memang pada orang dewasa ada daerah predileksi TB paru. Karena di Indonesia banyak penderita TB maka bisa gambaran bekas luka karena infeksi TB memperlihatkan seperti gambaran rontgen yang anda miliki sekarang.
    Untuk anak anda memang perlu pemeriksaan lebih lanjut terutama selain anda juga ada penderita TB lainnya.
    Terima kasih atas apresiasinya.

  146. andikacp_blog says:

    Mbak Fira..Dalam mendiagnosis TB paru ada 3 pemeriksaan yang penting dilakukan untuk memastikan diagnosisnya. Yaitu melalui tanya jawab antara dokter-pasien yang jika pasien ada keluhan spesifik TB paru maka akan ditindak lanjuti dokter dengan pemeriksaan rontgen serta pemeriksaan dahak. Kesan pada rontgen paru kakak anda memang sepertinya adalah TB paru tetapi harus dibuktikan lagi dengan pemeriksaan dahak untuk melihat secara langsung apakah ada atau kumannya, karena ini juga menyangkut pengobatannya nantinya.

  147. andikacp_blog says:

    Bu Nova..terima kasih atas pertanyaan anda. Untuk kasus anda cukup kompleks. Jadi dokter harus hati-hati dalam menilai dan mengambil keputusan dalam mendiagnosis penyakit anda. Pada hasil rontgen anda memang perlu dinilai baik2 karena seperti yang anda sampaikan anda sudah pernah menderita TB paru. Seringkali gambaran bekas TB masih terlihat pada hasil rontgen parunya walaupun sudah terjadi 20 tahun yg lalu. Tetapi karena ada sesuatu “beda” pada hasil rontgen anda maka ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter paru secara langsung dengan membawa rontgennya (bukan jawabannya aja ya..tetapi filmnya) yang lama sampai yang terbaru. Sehingga lebih mudah bagi dokter untuk menilai dan memmutuskan tentang kondisi paru anda.

  148. Bapaknya Maie says:

    terimakasih, dok. Sangat menjelaskan.
    Namun maaf kalau ada yg kurang jelas jg. tahun kemarin rontgen saya bersih. sekarang ada kesan “bekas tb paru”. apakah dalam setahun itu mungkin saya terinfeksi TB, kemudian sembuh jg di tahun yg sama, sehingga ada bekas luka? Karena ini sdh sembuh (walau sy tidak pernah berobat), maka saya tdk perlu berobat 6 bulan itu? Mohon diluruskan.

    Predileksi itu apa ya Dok?

    corak yg menimbulkan kesan radang karena rokok dan polusi, apakah bisa “tertukar” dgn bekas tb paru?

    terimakasih sekali lagi.

  149. nata says:

    Malam dok sy mau tanya, saudara saya dlu pernah terkena TB, kemudian ybs melakukan CT scan dengan hasil sbb,

    PARU: tampak klasifikasi pd segmen 1/2paru kiri disertai fibrosis dan beberapa lesi kalsifikasi noduler di regio tsb.
    Parenkim paru lainnya baik, corakan bronchovaskuler normal.
    Tdk tmpk infiltraat, post kontras tdk tmpk massa lobulated yg mencurigakan keganasan. Tdk tmpk coin lessions yg mencurigakan metastasis. Tdk tmpk sarang bronchiectasis/cavitas/bullae.
    Tdk tmpk plueral effusion/pleural thickening.
    HILI:tdk mencurigakan massa/kelenjar membesar.
    MEDIASTINUM: tdk tmpk masa di mediatinum anterior.kelenjar mediastanum tdk ad yg membesar, trachea-carina dan bronchus utama tdk menyempit. Struktur vaskuler mediastanum baik.

    KESAN: proses lama di segmen 1/2paru kiri. Paru lainnya baik, tdk tmpk infiltraat atau tanda ganas.
    Tidak tampak tanda metastasis.
    Kelenjar hilus dan mediastinum tdk membesar. Tidak tampak pl. effusion.

    Apa artinya ya dok ? :) terima kasih dokter

  150. andikacp_blog says:

    Mbak Nata,
    Mohon maaf baru bisa saya jawab.
    Berdasarkan hasil CT-Scan yang anda sampaikan sepertinya tidak ada sesuatu yang perlu dirisaukan. Artinya berdasarkan gambaran CT Scan kondisi jantung, mediastinum serta paru secara umum dalam keadaan baik. Hanya ada bekas “luka” sebagai akibat penyakit TB yang dulu, tetapi saat sekarang TB parunya sendiri sudah sembuh.
    Demikian.

  151. Assalamualaikum dokter Andika,

    Insya Allah selalu diberikan kesehatan, rejeki yang halal dan melimpah, dan kemudahan dalam segala urusan, serta ilmu yang bermanfaat untuk menyembuhkan para pasien dan dapat cepat kembali ke Indonesia untuk mengobati saudara – saudari disini yang membutuhkan. Sukses selalu.

    Amin ya Rabb,

    Wassalam,

    Rachmat Hidayat

  152. Siti Zubaidah Bt Basri says:

    Assalam, saya dri Malaysia. Sya mngidap batuk lebih kurang 8 thun. Terbaru saya dikatakan mungkin mengidap bronchiectasis. Andainya benar apa jalan yang harus saya buat..maksud saya ubat atau apa saja asal dapat mengurangkan batuk yang melampau.

  153. farid says:

    pagi dok
    sya mau tanya
    wktu sya sdah di rontgen saya diksh hasil rontgenN tsb dan dsana tertulis
    Kesan : KP minimls
    yg dmksd KP mnimalis It Apa ya dok?

  154. snowyautumn says:

    Salam kenal dokter! Saya juga ingin melanjutkan kuliah saya di luar negeri nanti (Amin)
    dok saya ingin tanya, kalau tulang rusuk ada yang bengkok kedalam (walaupun tidak mengganggu) itu bagaimana ya?apakah ada indikasi tertentu?
    lalu kalau kadang” ada nyeri sekejap disekitar dada agak bawah dkt perut itu mengapa y?

  155. andikacp_blog says:

    Mbak..tulang rusuk kita memang bengkok kedalam..jadi itu normal..menurut saya nyeri tersebut bukan karena itu

  156. andikacp_blog says:

    Pak Farid..kalau berdasarkan rontgen saja .anda dinyatakan menderita TB paru. Tetapi ini harusnya diperiksa dokter paru lagi kemudian diperiksa dahaknya dan pemeriksaan fisik. baru kemudian didiagnosis oleh dokter paru. Apakah pasti menderita TB paru atau tidak. demikian.

  157. hidayat says:

    Salam Kenal dokter! Saya ingin konsul sedikit mengenai masalah paru. baru-baru ini saya melakukan medical check up di tempat saya kerja. Pada hasil pemeriksaan saya ada comment mengenai paru saya dok. komennya seperti ini : “KP Lama tenang paru kanan”. itu maksudnya apa dok?

    Wassalam
    Hidayat

  158. andikacp_blog says:

    Pak Hidayat..saya rasa itu hanya didasari berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen dada saja. Kalau berdasarkan hasil pemeriksaan tsb maka disebutkan bahwa paru anda mempunyai bekas-bekas peradangan yg disebabkan TB paru, dimana tanda-tanda aktif TB secara radiologi tidak ditemukan.

  159. Sarie says:

    Dok, saya wanita 22 tahun. Pemeriksaan MCU thorax saya: Cor besar dan bentuk normal. Sinus kanan tumpul, sinus kiri dan diafragma normal. Pulmo: hili kasar, corakan paru bertambah. Infiltrat/proses lain (-)
    Kesan: Cor dan pulmo tidak tampak kelainan, Penebalan pleura dextra
    Artinya apa ya, Dok? Saya belum sempat ke spesialis paru.

  160. andikacp_blog says:

    Mbak Sarie..apakah anda sedang batuk2?penebalan pleura disertai gambaran hilus kasar dan corakan paru bertambah menandakan terjadi proses inflamasi/peradangan di paru dan lapisan pembungkusnya. Untuk itu perlu di periksa lebih seksama dgn dokter. Demikian

  161. Sarie says:

    Trims, Dok karena menjawab pertanyaan saya sebelumnya.

    Gejala sesak nafas sebenarnya sudah lumayan lama saya rasakan, tapi tidak terlampau sering seperti beberapa bulan belakangan ini.
    Saya pernah sampai harus tidur dengan 3 bantal yang disusun bertumpuk supaya lebih mudah mengambil nafas.
    Sering juga harus mengambil nafas dalam-dalam baru rasanya paru tercukupi oksigennya. Mulanya saya tidak anggap serius, Dok. Saya pikir mungkin karena keletihan. Tapi lama kelamaan gejalanya makin sering timbul dan terasa mangganggu.
    Untuk batuk, saya pernah alami batuk yang lama sekali sembuhnya (sekitar 6 bulan) semasa SMP, selebihnya hanya batuk biasa. Yang sedikit aneh adalah beberapa bulan ini saya tidak batuk, tapi saat suara serak dan saya berusaha meludah, yang keluar adalah cairan kental seperti dahak tapi berwarna putih jernih.

    Apa mungkin gejala TB, Dok? Atau mungkin gangguan paru lain? Penebalan pleura apakah berbahaya, Dokter?

    Insya Allah minggu ini saya akan temui spesialis paru di RS, sambil membawa foto thorax sebelumnya.

  162. Sarie says:

    Oiya, Dok. Saya pernah terbangun tengah malam karena kesulitan bernafas. Kaget sekali karena seolah tidak ada oksigen yang bisa dihirup, saya gelagapan bangun dan bernafas sedalam-dalamnya. Agak takut juga hal itu terulang lagi saat saya dalam kondisi tidur.

  163. Ade says:

    Assalamualaikum pak dokter,
    Mau tanya…saya demam naik turun hampir 2bln, berat badan turun 6kg dlm 2bln, batuk berdahak lbh dr sebulan dan terakhir dada kanan bawah nyeri ngilu sampai terasa ke tulang belakang. Periksa ke spesialis paru yg pertama, rontgent hasilnya suspect tb paru (paru kiri ada flek), tes dahak negatif, hsl lab darah bagus terakhir ke second opinion disuruh tes mantoux hasilnya positif krn ada benjolan kecil.

    Akhirnya dokter spesialis paru ke-2 mmg bilang arahnya ke penyakit TB Paru dan tetap hrs minum OAT 6bln. Dg OAT tsb akan menghilangkan nyeri dada juga pada 2 minggu pertama kata si dokter.

    Masalahnya, saya msh suka bandel merokok 1-3batang sehari saat masih minum OAT tsb sampai minggu ke-2 ini. Akhirnya dada kanan-kiri yg awalnya sudah terasa enak sekarang mulai terasa agak sesak saat nafas. Saya tahu buruknya pengaruh rokok tsb tapi krn dirumah ada yg merokok jg jadi rada sulit menahan keinginan tidak merokok kecuali saat demam parah tidak merokok.
    Sedang saya msh hrs minum obat 6bln lamanya. Apakah merokok bisa menyebabkan flek paru saya susah sembuh walau minum OAT 6bln?

    Mohon bantuan informasinya. Terima kasih.
    Wassalam.

  164. andikacp_blog says:

    Wassalamualaikum Wrwb,

    Pak Ade yg lagi susah berhenti merokok..
    Merokok menimbulkan banyak efek negatif terhadap tubuh bukan hanya paru. Memang susah berhenti merokok tetapi dengan keinginan kuat maka InsyaAllah kebiasaan ini dapat berhenti. Dalam usaha berhenti merokok yg paling penting adalah ‘keinginan kuat’ untuk berhenti.
    Pada kondisi anda yg sudah menderita TB paru maka merokok tentu saja mempersulit penyembuhan. Dari beberapa studi diketahui bahwa perokok aktif menyebabkan meningkatnya resiko terinfeksinya kuman TB. Disamping itu juga memperberat kondisi penyakit TB parunya. Hal ini disebabkan karena merokok merusak proses pembersihan pada saluran napas kita terhadap kuman/kotoran, menurunkan kemampuan “membunuh” imun terhadap kuman, menurunkan efikasi obat TB.
    Sehngga jadikan penyakit TB ini sebagai momentum anda untuk berhenti merokok. Semoga.

  165. petit says:

    hi dok..mu tnya. klo penderita tb dgn BTA 1, 2 & 3 negatif tp hasil foto torax positif dpt menularkan ke org lain atau tdk? Trma ksh sblumnya

  166. andikacp_blog says:

    Pada penderita TB paru dengan BTA negatif efek penularan rendah..walaupun tidak bisa dibilang tidak sama sekali..Tetapi pada banyak kondisi seperti di pesawat udara pasien TB paru BTA negatif sudah diperbolehkan naik pesawat karena efek penularannya sangat kecil.
    Demikian.

  167. petit says:

    selamat malam dokter..ibu sy berumur 56 thn didiagnosa dokter spesialis paru di rsud pasar rebo dgn BTA 1, 2 & 3 negatif tp foto torax positif n diterapi obat slma 6 bln. Tp dr hsl rontgen pd paru sebelah kiri hnya trlihat setengah n dminta utk di usg. Hasilnya ada cairan ascites antara lambung & paru2 yg diperkirakan sdh ada sejak 6 bln yg lalu akibat infeksi paru dgn volume kurang dari 100 ml. Dokter menyedot cairan tp trnyata tdk trdapat cairan sma skali. Dokter yg menangani blg bhwa cairan ascites sdh mengkristal & dberi obat antibiotik spya cairan tdk muncul lg. Yg ingin sy tanyakan kmbali a/ : 1. Apakah dlm wktu 6 bln cairan ascites dpt mengkristal? 2. Dgn penyakit tb ibu sy (BTA 1, 2 & 3 negatif) dptkah cairan ascites muncul kmbali? 3. Jka dlm wktu 6 bln ibu sy dinyatakan sembuh apakah brarti sdh terbebas dr cairan tsb krna dokter yg menangani blg sbgai dampak dr infeksi? 4. Apakah resiko dr cairan ascites yg telah mengkristal di dlm tubuh jka tdk dioperasi (ibu takut dioperasi) ? & dokter yg menangani jg tdk merekomendasikan utk dioperasi utk mengeluarkan kristal ascites… Terima kasih bnyak dokter utk informasinya..

  168. denny says:

    Selamat Malam Dok, Anak saya perempuan berusia 3 tahun, saat ini dia sedang sakit demam disertai batuk. Dari rontgen hasilnya tampak hilar lymph node pada hilus kiri dan kanan, dan tampak bercak infiltrat pada parakardial kanan. Dari hasil rontgen itu apakah anak saya terkenan TB atau pneumonia?
    mohon pencerahannya.

  169. andikacp_blog says:

    Pak Denny..pada anak..dokter agak kesulitan dlm membedakan antara pneumonia dgn TB paru melalui hanya roentgen. Walaupun Tidak begitu mudah maka dokter membedakan pneumonia dgn TB paru melalui gejala akut yg Ada spt demam, batuk yg semakin sering. Jika Ada gejala akut tsb serta didukung hasil lab maka saya cendrung anak anda menderita pneumonia.

  170. ambar says:

    Selamat sore dokter,
    sy ibu, usia 42 th. dari hasil biopsi eksisi di leher kanan sy, sy dinyatakan kena tb kelenjar (hasil ronsen thorax bersih, tes darah utk pcr tb negatif, tes dahak negatif) saat ini sudah minum obat tb selama 2 mgu. tapi efek dr minum obat itu sy merasa pusing sekali, mual berat bahkan 2 hr ini sampe muntah terus.. hasil tes fungsi hati sgot normal 0-30, sy 40. sgpt normal.
    Saya merasa tersiksa dg kondisi ini krn sy jg harus bekerja. saat konsul ke dokter paru sy diberi obat anti muntah dan ponstan. tapi kayaknya itu ga pengaruh banyak..sy tetap pusing, kepala berat banget dan mual2…
    dg kondisi ini, apa yg hrs sy lakukan dokter…
    Saya bingung, mau sy hentikan sy takut, mau lanjut kyknya sy ga kuat obatnya…
    Mohon saran dokter. tks.

  171. nabila says:

    Selamat sore dok
    Saya wanita 20 tahun saat ini saya sering mengalami penurunan berat badan sampai 29 kilo
    kemarin saya di rontgen
    dan hasilnya
    jantung tak membesar
    paru aerasi baik
    tak tampak kp aktip
    trakea ditengah diafragma baik
    kesan jantung dan paru normal
    Ada dispepsia lambung
    yang saya tanyakan apa paru-paru saya baik
    dan apa dispepsia lambung itu penyakit maag atau penyakit tingkat lanjut maag

  172. andikacp_blog says:

    Mbak Nabila..berdasarkan hasil rontgen anda sepertinya tidak ada masalah dengan paru.

  173. dina says:

    selamat pagi dokter andika.
    sy dina.hampir 2 bulan yang lalu sy mengalami benjolan di leher sebanyak 2 buah.sy periksa ke dokter kemudian di FNAB. hasilnya limfadenitis tuberculosa.kemudian sy foto-thorax hasilnya tidak ada kelainan. yang ingin sy tanyakan :
    1. apakah Limfadenitis Tuberculosa ini menular? kalo iya, bgmana penularannya dan pencegahannya mengingat sy mempunyai bayi usia 6 bulan?
    2. skrg sy mndapat pengobatan rifampisin dkk yg harus rutin diminum selama 6 bulan, apakah sy masih perlu pemeriksaan dahak dokter?
    3. apakah ASI sy masih bisa diberikan untuk anak sy karena obat-obatan yg sy minum itu dokter?
    4. bagaimana dengan anak sy yg masih berusia 6 bulan? pemeriksaan apa yang harus dilakukan untuk mengetahui bahwa ia terinfeksi atau tidak?
    mohon jawabannya dokter.
    terimakasih.

  174. Ari riwansyah says:

    Salam kenal dok..
    Sayan punya paman dok, beliau mengalami batuk selama 3 bulan.
    Kemudian berdarah dok..
    Setelah di foto rongent,
    hasilnya
    - infiltrat ke 2 paru..
    - kp duplex aktif..

    Yang saya mau tanya..
    Infiltrat kedua paru itu maksudnya apa ya dok??
    Dan kp duplex aktif mxdnya apa dok??

    Mohon pencerahannya ya dok..
    Trims..

  175. andikacp_blog says:

    Yth pak Ari..
    Gambaran infiltrat pada ronsen paru paman anda menunjukan terjadinya infeksi paru yang menunjukan proses aktif rusaknya paru oleh kuman. Di Indonesia karena penyebab terbanyak hal ini adalah TB ( Tuberkulosis) paru. Nama lain dari TB paru ini adalah KP ( Koch Pulmonum).
    Penyakit ini bisa sembuh dengan baik jika berobat secara teratur.
    Demikian.

  176. andikacp_blog says:

    Yth bu Dina..
    Saya jawab pertanyaannya secara singkat aja ya..
    1. M.tuberculosis sebagai penyebab penyakit TB menular secara droplet. Penyakit anda yaitu limfadenitis TB dikenal sebagai salah satu penyakit extrapulmonary TB yang berarti penyakit TB yang mengenai organ selain paru. Untuk limfadenitis TB ini penularan agak kecil dibanding TB paru. tetapi walaupun begitu ada baiknya ada memakai masker saat berdekatan dengan bayinya.
    2. Minum obat TB saat anda menyusui tidak ada larangan. Karena walaupun didalam susu terkandung sejumlah kecil obat2 tsb tetapi melalui penelitian tidak memberikan efek jelek buat bayi.
    3.Walaupun sulit mendeteksi TB pada anak tetapi jika bayi anda belum pernah divaksinasi BCG maka dapat kita lakukan tes mantoux untuk melihat apakah sudah ada imuni TB pada bayi anda.
    4. Untuk mendiagnosis TB paru maka terpenting ada pemeriksaan dahak maka ada baiknya anda melakukan pemeriksaan dahak.
    Demikian, semoga bermanfaat.

  177. putri pratiwi says:

    dok, dulu saya kena pneumothorax setelah dipasang wsd sembuh, selang setengah tahun kambuh lagi dan akhirnya saya ditorakotomi. setelah ditorakotomi dokternya menyatakan saya tb paru. kemudian saya diberi OAT, tapi setelah dua mingguan kaki dan perut terasa gatal dan kalu digaruk jadi merah kadang ada bintik kecil. saya ke dokter paru dan langsung dianjurkan menghentikan rifampicin (kemungkinan ini faktor alergennya), besoaknya saya periksa di doketr lain ternyta dianjunrkan untuk tetap konsumsi rifampicin sambil dikasih obat alergi. saya masih tetap konsumsi rifampicin dan abat anti alergi. selang sehari gatal saya berkurang. sebaiknya saya bagaimana dok? tetap konsumsi rifampicin? atau tidak usah?

  178. andikacp_blog says:

    Yth mbak Putri.
    Perlu diketahui bahwa dalam pengobatan TB obat Rifampicin merupakan obat utama dalam ” mematikan” kuman TB nya. Kalau alerginya tidak begitu parah maka saya anjurkan untuk melanjutkan minum obat Rifampicin nya. Tetap tetap kontrol teratur ke dokter paru anda untuk menilai efek samping obat-obat TB nya.
    Demikian

  179. putri pratiwi says:

    gatal saya sekarang sudah hilang dok, terimakasih. sekarang saya malah diare 3 hari ini. apa karena efek samping obat tb? solusinya bagaimana dok? oh ya, suami saya 35 tahun tidak merokok. setahun lalu terkena pneumothoraks kanan tapi sembuh setelah di wsd. 4 bulan yang lalu kambuh terus dipleurodesis, tapi malah kempes lagi. dokter menyarankan untuk dioperasi, setelah operasi dokternya bilang ke saya kalau suami saya suspect tb dan keesokan harinya diberi obat tb sama seperti saya. keterangan dokternya bahwa paru2 suami saya ada masalah di apek (ada 1 lubang disekitarnya dan sudh dokter jahit, paru bagian atas berwarna putih dan agak keras) apa itu benar tb? setelah operasi malah suami saya jadi sering batuk berdahak dan hasil rongsenya efusi pleura dan bronkovaskuler kasar. mohon penjelasanya dok..

  180. rere says:

    siang dok mohon pencerahannya untuk hasil thorax photo berikut :
    Cor tidak membesar
    Sinuses dan diafragma normal
    Pilmo : Hili kasar corakan bertambah
    tampak infiltrat apeks kanan
    kesan : Menyokong KP Aktif

    Terima kasih

  181. andikacp_blog says:

    Pak Rere..hasil foto toraksnya menyatakan anda menderita TB paru..untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan dahak. Yang selanjutnya jika hasilnya positif maka harus diterapi dengan obat-obat TB.

  182. moko says:

    siang dok , saya mau tanya ne …. kmrn saya usg truz kata dokter saya di fonis usus buntu , trus saya lanjut ke thorax , di dalam thorax tertera
    Cor : Bentuk dan Ukuran dbn.
    Pulmo corakan Bronkhovascular dbn, Diafragma sinus masih dbn.
    kesan : Cor / pulmo dbn.

    itu mkstnya apa ya … ?? truz langkah saya apabila di minta operasi bagaimana ?? trims dok … mohon jawabnnya secepat mungkin … trimakasih dok.

  183. andikacp_blog says:

    Yth pak Moko

    Hasil ronsen toraksnya anda menyatakan kondisi parunya dalam keadaan normal jadi tidak ada masalah.

  184. andikacp_blog says:

    Yth pak Moko,

    Dari hasil ronsen toraksnya menyatakan bahwa kondisi paru dan jantung anda dalam keadaan normal, sehingga tidak ada masalah ntuk operasinya

  185. sri mulyati says:

    malam dok… fibrokalsifikasi itu infeksi paru atau tekanan akibat benturan dok? terima kasih

  186. andikacp_blog says:

    Yth Sri Mulyati,

    Fibrokalsifikasi merupakan gambaran pada foto toraks yang disebabkan proses peradangan/infeksi paru.

  187. hamasatunnisa says:

    assalamu’alaikum. Dok, apa arti TB paru lama tenang?

  188. andikacp_blog says:

    Yth Nisa
    Arti TB paru lama tenang= terdapat tanda-tanda bekas TB

  189. Ibnu Hamami says:

    Hallo Dok…..salam kenal, saya seorang karyawan dengan usia 27 th…tb 183 cm…bb 73 kg….beberapa waktu yang lalu dperusahaan tempat saya kerja dilakukan MCU….maksud saya, mau tanya hasil dari Rontgen saya apakah ini termasuk pnyakit yg berbahaya?
    berikut hasil rontgen saya :

    Sinus lancip diafragma baik
    Cor dalam batas normal
    Tampak Fibro infiltrat di lapang atas kedua paru
    Kesan : Kp Duplex

    mohon informasi ny Dok….terima kasih banyak sudah membantu…

  190. wilna says:

    selamat pagi dok.
    saya baru saja foto torax dan hasilnya sbb
    pulmo : minimal fibroinfiltrat di suprahilar kiri
    cor dalam batas normal
    aorta baik, mediastinum superior tidak melebar
    sinus, diafragma baik
    tulang-tulang tampaknya baik

    kesan : suspek kp sinistra

    mohon penjelasannya dok maksud dari hasil rontgen saya itu apa, terima kasih sebelumnya.
    sukses selalu

  191. faizah says:

    dok, saya pasien tbc yang memasuki tahap ke 2 atau tahapan lanjutan, yang jadi masalah saya telat minum obat sehari n pas ingat jam 4.30 pagi n langsung saya minum obat nya. apa yang sebaiknya saya lakukan?? apa saya harus memulai pengobatan awal lagi dengan segala macam pemeriksaannya??? atau saya melanjutkan minum obat??? tolong bantuannya dok dan terima kasih

  192. andikacp_blog says:

    Ibu Wilna yang saya hormati,

    Sepertinya hasil ronsen ibu menunjukan terdapatnya infeksi paru oleh mycobacterium tuberkulosis yang memerlukan evaluasi lebih lanjut dengan berkonsultasi dengan dokter paru, pemeriksaan dahak serta juga diperlukan pemeriksaan darah. Demikian.

  193. andikacp_blog says:

    Pak Ibnu..
    Sepertinya hasil ronsen anda menunjukan kondisi parunya kurang baik. Hasilnya menunjukan kemungkinan anda menderita TB paru yang cukup luas kelainannya. Hal ini ditunjukan dengan terdapatnya gambaran fibro infiltrat di kedua lapangan paru.
    Demikian

  194. indri adam says:

    Hai dok,, sya indri umur 25 tahun,, 5 hari lalu saya batuk darah sampe dgn skrg. Trus saya rontgen dan hasilnya
    Bercak2 berkawan, infiltrasi pada lapangan atas kedua paru
    Cor: bentuk, ukuran dan letak dalam batas normal. Aorta biasa
    Sinus costophrenicius dan diafragma baik
    Tulang2 intake
    Kesan: TB Paru aktif bilateral
    Mohon penjelasannya ap ini penyakit berbahaya? Sya harus bagaimana?
    Terimakasih dok

  195. nia says:

    salam kenal dok,,

    saya mau tanya hasil rontgen saya menujukkan bahwa efusi pleura, setelah itu sya ke dokter paru, sma dokterx suruh cek darah, cek urine sma rontgen lagi dg posisi yg brbeda, stlah rontgen besokx suruh USG thorax..

    USG Thorax :
    -posisi duduk, kdua tangan disandarkan kursi
    -tampak penebalan pleura dextra & cairan tipis
    -tidak di marker

    Kesimpulan :
    EFUSI PLEURA TIPIS + SCHWASTE DEXTRA

    Pertanyaan saya, apakah itu penyebab dari TB dok.?
    gejalanya batuk berlendir, demam, sesak nafas, sakit/nyeri di paru2 bagian kanan.
    oh y dok, dulu pernah smbuh stelah minum jamu dari mami, tp it masih belum di periksakan, trus penyakitnya itu kambuh lagi.
    kira2 pnyebab dari kambuhnya itu apa dok?
    apa ada pantangannya?

    Trima Kasih :-)

  196. andikacp_blog says:

    Terima kasih bu Nia atas pertanyaannya.
    TB disebabkan oleh kuman M.Tuberculosis yang biasanyan penyebaran melalui droplet atau batuk yg kemudian menyebar di udara. Gejala dari TB sangat bervariasi mulai dari baruk yang lama, kadang disertai dahak kuning-kehijauan sampai batuk darah, demam, keringat malam, nafsu makan menurun dll.
    Saya perkirakan memang anda menderita TB paru untuk itu perlu diperiksa dahaknya untuk melihat ada kuman TB atau tidak.
    Untuk pantangan makanan tidak ada.

  197. nia says:

    maaf dok, sma dokterx gak disuruh cek dahak

  198. nia says:

    o y dok,,

    kenapa paru2 kanan saya. smakin sakit dr sbelumnya, kalau batuk, ambil nafas dalam2 & tdur miring ke kanan maupun ke kiri itu sakit dok. apa karena kecapek,an. Sakitnya itu mulai habis gendong babynya tante, sampai skarang tmbah sakit. Solusinya apa dok untuk mengurangi sakitnya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s