Knudson Hypothesis

Posted: August 3, 2009 in Kanker paru
Tags: , ,

Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang two-hit theory atau dikenal juga dengan Knudson hypothesis. Teori ini berhubungan dengan patogenesis terjadinya kanker. Sebagaimana diketahui terdapat dua kelompok gene yang penting yaitu tumor suppresor gene yang bertugas mencegah sel dengan DNA yang rusak berproliferasi atau dengan kata lain mencegah proses proliferasi kanker. Dan yang kedua adalah oncogene yang mempunyai fungsi kebalikan dari tumor suppresor gene. Suatu sel kanker dapat terbentuk disebabkan karena aktivasi oncogene dan/atau inaktivasi tumor suppresor gene.
Sebelum membahas tentang teori ini, perlu diketahui bahwa tubuh terdiri dari DNA yang yang terdapat pada kromosom. Setiap individu pada masing2 kromosom memiliki 2 allele. Disinilah teori Knudson bermula, singkatnya Knudson mengemukan sel kanker dapat terjadi jika kedua allele pada kromosom tersebut sama-sama tidak berfungsi, sehingga menyebabkan gene pada kromosom tersebut tidak berfungsi. Jika hanya salah satu allele yang kehilangan fungsinya maka masih dapat dihasilkan protein spesifik yang sama dari allele yang lain.
Sehingga dari teori diketahui bahwa kanker yang timbul karena terganggunya tumor suppresor gene dapat terjadi secara “inherited”/diturunkan dan sporadic. Banyak kejadian yang bisa menyebabkan hilangnya tumor suppresor allele ini. Seperti point mutation, loss of heterozygosity bahkan methylation, yang semuanya menyebabkan terganggu fungsi tumor suppresor gene.

Sekian..Hiroshima 2009.08.03 at 09.48 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s