Hygiene hypothesis pada asma

Posted: March 21, 2011 in Asma, Opini Sekitar Kita

Asma saat ini merupakan penyakit yang prevalensinya semakin  meningkat  beberapa tahun belakangan ini. Jika dibandingkan dengan beberapa dekade sebelumnya terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Banyak teori yang dikemukan para ahli tentang penyakit asma ini, tetapi terbanyak  mengemukakan bahwa interaksi antara pengaruh genetik dan lingkungan sangat berperanan untuk timbulnya asma.

Salah satu teori yang cukup kontroversial yang disertai  banyak bukti yang dapat dipercaya adalah teori hygiene hypothesis. Teori ini mengemukakan bahwa orang yang terpapar bakteri, akan mempunyai kekebalan dalam tubuhnya sehingga mengurangi resiko untuk timbulnya asma. Begitu sebaliknya pada orang yang kurang terpapar bakteri. Seorang peneliti memperlihatkan bukti bahwa prevalensi penderita asma pada anak didaerah pedesaan di USA  sangat sedikit dibanding didaerah perkotaannya. Hal ini disebabkan karena pada anak daerah pedesaan lebih banyak terpapar “endotoxin” yang berasal dari ternak-ternak yang memang banyak didaerah pedesaan. Lebih lanjut suatu penelitian epidemiologi memperlihatkan prevalensi asma di singapore semakin meningkat yang nota bene merupakan daerah yang bersih.

Peneliti di laboratorium juga memperkuat teori ini. Pada tubuh kita terdapat agen imun yang disebut Th1 limfosit dan Th2 limfosit. Th1 bekerja sebagai protektif  terhadap banyak agen infeksi sedangkan Th2 berhubungan dengan atopi/hipersensitif. Pada masa prenatal pada tali pusat memiliki kosentrasi Th1 yang cukup tinggi yang akan menurun cukup signifikan pada saat lahir pada pasien yang mempunyai riwayat alergi. Berdasarkan itu banyak peneliti mengemukan bahwa endotoxin (LPS=lypopolysacharide=struktur luar dari dinding bakteri gram negative) berperanan dalam proses switch immune system menjadi Th1. Penelitian lain juga memperlihatkan pada anak-anak yang terpapar “house dust” di Denver yang mempunyai konsentrasi endotoxin mempunyai kadar Th1 lebih tinggi dibanding Th2.

Telah banyak penelitian yang dikemukan, tetapi masih sulit untuk dibuktikan secara definitif tentang aspek asma ini. Tulisan ini bukan bermaksud untuk menyatakan bahwa bersih itu jelek tetapi lebih untuk menyampaikan bahwa keseimbangan pada immune system sangat penting serta pengaruh lingkungan sangat erat kaitannya dengan pertahanan tubuh (immune system).

Comments
  1. Meylin Chaniago says:

    Blog’a bagus bg..🙂
    bg minta info kelainan2 paru2 dong bg..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s