Obat kemoterapi lini pertama, kedua dan ketiga pada kanker paru

Posted: July 29, 2011 in Dokter paru, Kanker paru
Tags: , , , , , , ,

Secara definisi kemoterapi adalah pengobatan atau pengontrol kanker menggunakan obat anti kanker yang mempunyai sifat toksik dan menghancurkan sel kanker dengan menghambat proses pembelahan/pertumbuhan sel tersebut. Kemoterapi ini biasanya diberikan pada pasien kanker yang tidak bisa dioperasi (imoperable) dan juga untuk tujuan paliatif (mengurangi keluhan). Pada kanker paru sebagai kanker yang masih menjadi “mesin pembunuh no.1” telah diusahakan berbagai clinical trial untuk mendapatkan obat/ cara yang paling ampuh untuk menyembuhkan kanker ini. Walaupun saat ini kombinasi pembedahan, radioterapi dan kemoterapi masih dianggap pengobatan terbaik  yang dapat diberikan pada kanker paru. Tetapi pada kondisi tertentu kombinasi tersebut tidak dapat dilakukan karena pertimbagan berbagai macam faktor seperti efektiviti, biaya, stadium kanker dsb.

Pada kanker paru yang lanjut yaitu pasien kanker stadium IIIB (wet IIIB) dan stadium IV maka kemoterapi masih merupakan pilihan utama. Obat-obatan kemoterapi sendiri dibagi atas beberapa tingkatan (2-3 tingkat) dikenal juga sebagai first line dan second-third line chemotherapy. Obat-obatan kemoterapi yang bersifat platinum based masih dianggap yang terbaik dan dari berbagai clinical trial memperlihatkan kombinasi 2 obat kemoterapi akan memperpanjang usia pasien dibanding jika memakai satu obat kemoterapi. Tetapi kombinasi 3 obat kemoterapi akan meningkatkan efek samping tetapi tidak memberikan keuntungan yang lebih baik dibanding kombinasi 2 obat. Beberapa kombinasi first line chemotherapy yaitu :

  • Cisplatin/vinorelbine
  • Cisplatin/gemcitabine
  • Cisplatin/paclitaxel
  • Cisplatin/docetaxel
  • Carboplatin/gemcitabine
  • Carboplatin/Etoposide

Secara umum perbedaan kombinasi 2 obat kemoterapi diatas tidak jauh berbeda dalam response rate tetapi pemilihan didasarkan atas efek samping dan kesepakatan para ahli di negara masing-masing. Tetapi khusus di Amerika serikat para klinisi lebih banyak memilih Carboplatin karena pertimbangan efek toksiknya lebih ringan dibanding Cisplatin.

Obat kemoterapi jenis lain yang digolongkan ke dalam second line dan third line yaitu Docetaxel, Pemetrexed dan Erlotinib. Untuk tingkatan ini biasanya diberikan sebagai single agent therapy atau dengan kata lain hanya satu jenis obat saja yang diberikan. Sebenarnya pasien hanya 10% untuk dapat sampai diberikan second line therapy, disamping karena biasanya kondisi pasien sudah memburuk atau pasien meninggal. Tetapi pada kondisi spesifik tertentu terutama pada kanker paru dengan kriteria perempuan, ras Asia dan jenis adenokarsinoma, tidak perokok dan memiliki EGFR mutation maka pemberian Erlotinib atau Gefitinib memberikan response yang bagus. Sehingga saat ini banyak dilakukan pemeriksaan EGFR mutation pada pasien kanker paru jenis adenokarsinoma sebagai dasar untuk pemberian obat Erlotinin atau Gefitinib. Tetapi di Indonesia karena biayanya yang masih sangat mahal maka pemberian obat ini masih sangat langka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s